Internasional
Aktor Bollywood Tiger Shroff Ditembaki di Mumbai, 3 Tersangka Ditangkap
Tiger Shroff selamat dari penembakan di Mumbai, India, pada 18 Oktober 2026. Polisi menangkap tiga tersangka dan menyelidiki motif serangan terhadap aktor Bollywood itu.
MPN Indonesia 20 Oktober 2026 - Aktor Bollywood Tiger Shroff selamat dari serangan penembakan yang menyasar mobilnya di kawasan Juhu, Mumbai, India, pada Minggu (18/10) malam waktu setempat.
Penembakan terjadi ketika aktor berusia 36 tahun itu meninggalkan lapangan sepak bola di kawasan Pushpa Narsee Park sekitar pukul 19.00 waktu setempat.
Dua pria bersenjata melepaskan sejumlah tembakan ke arah mobil Shroff, sementara seorang pelaku lainnya menunggu menggunakan sepeda motor.
Serangan tersebut menyebabkan dua orang terluka, termasuk sopir Shroff. Sementara itu, sang aktor selamat tanpa mengalami luka tembak, meski mengalami luka ringan.
Pejabat Kepolisian Mumbai, Mohit Garg, membenarkan bahwa Shroff dalam kondisi aman setelah kejadian.
“Tiger Shroff dalam keadaan aman dan Kepolisian Mumbai telah mengerahkan sejumlah tim untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Garg kepada wartawan, dikutip MPN Indonesia dari AFP, Senin (20/10).
Polisi kemudian menangkap tiga tersangka di Kota, Rajasthan, pada Senin (19/10). Hingga Selasa (20/10), motif penembakan masih dalam penyelidikan.
Kronologi Penembakan Tiger Shroff di Mumbai
Penembakan terjadi setelah Shroff menyelesaikan aktivitas bermain sepak bola di kawasan Juhu, Mumbai.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, tiga pelaku diduga telah mengetahui kebiasaan sang aktor yang rutin bermain sepak bola setiap Minggu.
Saat mobil Shroff meninggalkan gerbang lapangan, dua pria mendekati kendaraan tersebut dan melepaskan tembakan dari bagian depan serta sisi kiri mobil.
Sementara itu, seorang pelaku lainnya menunggu di atas sepeda motor untuk membantu keduanya melarikan diri.
Dikutip dari The Indian Express, Selasa (20/10), laporan polisi menyebutkan bahwa sopir Shroff, Firdous Ibrahim Baloch (48), mengalami luka tembak di pergelangan tangan kiri dan cedera pada jari tangan kanannya.
Seorang warga yang berada di sekitar lokasi juga mengalami luka akibat penembakan tersebut.
Shroff dilaporkan mengalami luka di bagian dada dan tangan kanan, tetapi tidak terkena peluru.
Setelah insiden berlangsung, Shroff mengambil alih kemudi dan membawa sopirnya menuju Kantor Polisi Santacruz.
Keduanya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Nanavati untuk mendapatkan penanganan medis.
CCTV Ungkap Tersangka Diduga Sudah Rencanakan Serangan Sepekan Sebelumnya
Penyelidikan kepolisian mengungkap dugaan bahwa penembakan terhadap Tiger Shroff telah direncanakan sejak sepekan sebelum kejadian.
Berdasarkan rekaman CCTV dan data komunikasi yang diperiksa penyidik, ketiga tersangka diketahui pernah mendatangi kawasan lapangan sepak bola pada Minggu (11/10).
Polisi menduga para tersangka bermaksud melakukan serangan pada hari tersebut. Namun, rencana itu diduga batal karena Shroff tidak datang bermain sepak bola.
Dalam perkembangan terbaru, The Indian Express melaporkan pada Selasa (20/10) bahwa ketiga tersangka kembali mendatangi lokasi sekitar pukul 16.30 pada hari penembakan.
Mereka diduga berulang kali memeriksa area pintu masuk lapangan untuk memastikan keberadaan Shroff.
Para pelaku kemudian menunggu hingga sang aktor meninggalkan lokasi sekitar pukul 19.00 sebelum melepaskan tembakan.
Polisi juga mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang membantu memantau pergerakan Shroff sebelum serangan berlangsung.
Meski demikian, dugaan perencanaan tersebut masih menjadi bagian dari penyidikan dan belum merupakan kesimpulan akhir kepolisian.
Polisi Tangkap Tiga Tersangka Penembakan di Rajasthan
Kepolisian India menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam penembakan terhadap Tiger Shroff di Kota, Rajasthan, pada Senin (19/10).
Penangkapan dilakukan melalui koordinasi antara Kepolisian Mumbai, Satuan Tugas Antigangster Rajasthan, dan kepolisian setempat.
Ketiga tersangka diketahui berasal dari dua negara bagian berbeda, yakni dua orang dari Haryana dan satu orang dari Bihar.
Pejabat Kepolisian Rajasthan, Tejaswani Gautam, menjelaskan bahwa pemeriksaan awal menemukan dua tersangka memiliki catatan perkara sebelumnya.
“Pemeriksaan awal mengungkap bahwa dua di antara mereka masing-masing memiliki satu kasus, yakni terkait pencurian dan pelanggaran Undang-Undang Persenjataan,” ujar Gautam, dikutip dari AFP, Senin (19/10).
Sementara itu, Wakil Komisaris Kepolisian Mumbai, Raj Tilak Roshan, menjelaskan bahwa ketiga tersangka berusia 18 tahun ke atas.
Keterangan tersebut sekaligus meluruskan laporan awal yang sempat menyebut salah satu tersangka masih di bawah umur.
Polisi juga menyita sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku untuk melarikan diri. Kendaraan itu ditemukan ditinggalkan di kawasan Andheri, Mumbai.
Dalam proses penyidikan, polisi mendalami hubungan antartersangka, dugaan perencanaan serangan, serta pihak yang kemungkinan memberikan perintah.
Eknath Shinde Kunjungi Tiger Shroff Usai Penembakan
Wakil Ketua Menteri Maharashtra, Eknath Shinde, mengunjungi Tiger Shroff dan keluarganya di kediaman mereka pada Minggu (18/10) malam.
Dalam kunjungan tersebut, Shinde bertemu dengan Tiger dan ayahnya, aktor senior Jackie Shroff.
Foto yang beredar memperlihatkan Shroff mengenakan perban di bagian dada, bahu, dan lengan kanannya.
Shinde menjelaskan bahwa sang aktor mengalami luka ringan, termasuk akibat residu mesiu yang mengenai tangannya.
Ia mengecam penembakan tersebut dan memastikan pemerintah akan memberikan perhatian terhadap keselamatan Shroff serta keluarganya.
“Kami tidak akan membiarkan siapa pun menghidupkan kembali masa-masa itu atau mengganggu ketenteraman kota,” ujar Shinde, dikutip dari The Indian Express, Senin (20/10).
Pernyataan tersebut merujuk pada sejarah kekerasan antarkelompok kriminal yang pernah terjadi di Mumbai.
Shinde menegaskan bahwa pemerintah dan kepolisian tidak akan membiarkan kelompok kriminal mengintimidasi masyarakat, termasuk pekerja industri perfilman.
Sementara itu, Ketua Menteri Maharashtra Devendra Fadnavis juga mengecam serangan terhadap Shroff.
Fadnavis menyatakan bahwa kepolisian telah memperoleh sejumlah petunjuk dan akan menindak pihak yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.
Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Geng Lawrence Bishnoi
Penyelidikan terhadap penembakan Tiger Shroff juga mengarah pada dugaan keterlibatan jaringan kriminal yang dikaitkan dengan Lawrence Bishnoi.
Dugaan tersebut muncul setelah beredar unggahan media sosial dan rekaman audio yang mengklaim bertanggung jawab atas penembakan tersebut.
Dikutip dari The Indian Express, Senin (19/10), rekaman audio itu dikaitkan dengan Anil Pandit, seorang pria yang disebut memiliki hubungan dengan jaringan Bishnoi.
Dalam rekaman tersebut, pria yang mengaku sebagai Pandit mengeklaim bahwa kelompoknya berada di balik serangan terhadap Shroff.
Ia juga menyampaikan ancaman terhadap aktor Bollywood Salman Khan serta pihak-pihak yang dianggap berseberangan dengan kelompoknya.
Namun, Kepolisian Mumbai masih memeriksa keaslian rekaman tersebut dan belum memastikan hubungan langsung antara para tersangka dengan geng Lawrence Bishnoi.
Dengan demikian, klaim tanggung jawab yang beredar di media sosial belum dapat dijadikan bukti bahwa kelompok tersebut merupakan dalang penembakan.
Lawrence Bishnoi sendiri diketahui berada dalam tahanan di Penjara Pusat Sabarmati, Gujarat, terkait sejumlah perkara pidana.
Nama kelompoknya sebelumnya juga muncul dalam penyelidikan penembakan di luar kediaman Salman Khan pada 2024.
Selain itu, jaringan yang dikaitkan dengan Bishnoi pernah menjadi perhatian penyidik dalam kasus pembunuhan politikus India Baba Siddique pada tahun yang sama.
Asosiasi Pekerja Film India Kecam Penembakan
Asosiasi Pekerja Film Seluruh India atau All Indian Cine Workers Association (AICWA) turut mengecam penembakan terhadap Tiger Shroff.
Organisasi tersebut menilai serangan terhadap figur industri hiburan dapat menimbulkan kekhawatiran mengenai keselamatan aktor, pekerja film, dan keluarga mereka.
AICWA juga menyoroti dugaan upaya kelompok kriminal menciptakan ketakutan untuk melakukan intimidasi maupun pemerasan terhadap pelaku industri perfilman.
Dalam pernyataannya, AICWA meminta pemerintah dan kepolisian meningkatkan perlindungan keamanan terhadap pekerja industri film India.
Organisasi tersebut juga mengingatkan kondisi perfilman India pada era 1990-an ketika sejumlah kelompok kriminal diketahui memiliki pengaruh terhadap industri hiburan.
Sementara itu, Kepolisian Mumbai masih melanjutkan penyidikan untuk mengungkap motif penembakan, keterlibatan para tersangka, serta kemungkinan adanya pihak lain yang merencanakan serangan terhadap Tiger Shroff.
(RAD/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
