Connect with us

Berita

Kemenhaj Tetapkan Rencana Haji Tahun 2027, Jemaah akan Masuk Asrama Mulai April

Kemenhaj menetapkan jadwal haji 2027. Simak tanggal keberangkatan dua gelombang, wukuf di Arafah, Iduladha, hingga pemulangan jemaah.

Actress 1299250

Published

on

Kemenhaj Tetapkan Rencana Haji Tahun 2027, Jemaah Akan Masuk Asrama Mulai April
Kemenhaj Tetapkan Rencana Haji Tahun 2027, Jemaah Akan Masuk Asrama Mulai April. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 21 Oktober 2026 - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menetapkan rencana perjalanan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.

Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 10 April 2027 dan berangkat ke Arab Saudi sehari setelahnya.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 yang diterbitkan di Jakarta pada 29 September 2026.

Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, menjelaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menjalankan setiap tahapan penyelenggaraan haji.

“Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” ujar Teguh, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kemenhaj pada Rabu (21/10).

Jadwal Keberangkatan Haji 2027 dalam Dua Gelombang

Berdasarkan keputusan tersebut, Kemenhaj membagi pemberangkatan jemaah haji Indonesia menjadi dua gelombang.

Masing-masing gelombang memiliki masa operasional selama 15 hari dengan tujuan kedatangan berbeda di Arab Saudi.

Berikut jadwal pemberangkatan jemaah haji Indonesia pada 2027:

  • 10 April 2027: Jemaah haji mulai masuk asrama.
  • 11–25 April 2027: Pemberangkatan gelombang pertama dari Indonesia menuju Madinah.
  • 26 April–10 Mei 2027: Pemberangkatan gelombang kedua dari Indonesia menuju Jeddah.

Masa operasional pemberangkatan berlangsung selama 30 hari, mencakup jadwal keberangkatan kedua gelombang menuju Arab Saudi.

Jadwal Puncak Ibadah Haji 2027 di Arafah

Setelah proses pemberangkatan, jemaah akan mengikuti rangkaian pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.

Baca Juga:  Kemnaker Resmi Keluarkan SE, Larang Persyaratan Berpenampilan Menarik hingga Penahanan Ijazah

Jadwal tersebut mencakup pergerakan menuju Arafah, pelaksanaan wukuf, Iduladha, hingga hari Tasyrik.

Rangkaian kegiatan ibadah haji 1448 Hijriah dijadwalkan sebagai berikut:

  • 14 Mei 2027: Jemaah bergerak dari Makkah menuju Arafah.
  • 15 Mei 2027: Pelaksanaan wukuf di Arafah.
  • 16 Mei 2027: Iduladha.
  • 17–19 Mei 2027: Pelaksanaan hari Tasyrik.

Penyusunan jadwal tersebut mengacu pada kalender Ummul Quro Arab Saudi.

Ketetapan tersebut juga mencakup masa operasional perjalanan dan rata-rata masa tinggal jemaah selama berada di Tanah Suci.

Jadwal Pemulangan Jemaah Haji ke Indonesia

Kemenhaj juga menetapkan jadwal pemulangan jemaah haji dalam dua gelombang.

Proses pemulangan berlangsung selama 30 hari dengan pembagian waktu masing-masing 15 hari.

Berikut rincian jadwal pemulangan jemaah haji Indonesia:

  • 21 Mei 2027: Pemulangan gelombang pertama dimulai dari Makkah melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
  • 21 Mei–4 Juni 2027: Kedatangan jemaah gelombang pertama di Indonesia.
  • 5 Juni 2027: Pemulangan gelombang kedua dimulai dari Madinah melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz.
  • 5–20 Juni 2027: Kedatangan jemaah gelombang kedua di Indonesia.

Dalam keputusan tersebut, rata-rata masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi ditetapkan selama 38–40 hari.

Ketentuan tersebut menjadi bagian dari rencana perjalanan haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.

Kesiapan Operasional

Selain menetapkan jadwal, Kemenhaj menekankan pentingnya koordinasi antarsatuan kerja dan pihak terkait.

Koordinasi tersebut mencakup pelayanan di embarkasi, mobilisasi jemaah, serta proses keberangkatan dan pemulangan.

Teguh menyatakan seluruh unsur penyelenggara harus memahami tahapan dan tanggung jawab masing-masing.

Kesiapan operasional diperlukan agar perjalanan ibadah haji dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Yang perlu dipastikan bukan hanya jadwalnya tersedia, tetapi seluruh unsur penyelenggara memahami tahapan dan tanggung jawabnya. Setiap proses harus dipersiapkan dengan cermat karena menyangkut perjalanan ibadah dan keselamatan jemaah,” katanya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Umumkan Pemberian THR untuk Pekerja dan Pengemudi Online

(AKM/NID/RAD)

Trending