Connect with us

Berita

TNI-Polri Akan Dikerahkan untuk Amankan 61 Ribu Lokasi Saat Nataru 2024/2025

TNI-Polri mengamankan 61.452 objek selama Natal & Tahun Baru 2024/2025, siapkan ribuan posko, dan antisipasi lonjakan arus mudik.

Arthur

Published

on

TNI Polri Akan Dikerahkan untuk Amankan 61 Ribu Lokasi Saat Nataru
TNI-Polri Akan Dikerahkan untuk Amankan 61 Ribu Lokasi Saat Nataru 20242025. Gambar: portalbanten.id

MPN Indonesia 17 Desember 2024 - Personel TNI dan Polri akan dikerahkan untuk mengamankan lebih dari 61 ribu lokasi selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan yang diprediksi akan diwarnai peningkatan mobilitas masyarakat.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rencana pengamanan tersebut usai Rapat Koordinasi Bidang Operasional 2024 di Auditorium STIK/PTIK pada Senin (16/12).

Ia menjelaskan bahwa TNI-Polri telah memetakan sejumlah objek strategis yang akan menjadi prioritas pengamanan selama Nataru.

“Ada 61.452 objek pengamanan, di antaranya gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, objek wisata, maupun tempat perayaan tahun baru,” ujar Jenderal Sigit dalam konferensi pers pada Senin (16/2).

Ribuan Posko Disiapkan

Untuk mendukung pengamanan ini, sebanyak 2.794 posko akan didirikan di berbagai titik.

Kapolri merinci pos tersebut terdiri dari 1.852 pos pengamanan (pospam), 735 pos pelayanan (posyan), dan 207 pos terpadu.

Penempatan pos-pos ini bertujuan untuk mengatur lalu lintas, mengawasi keamanan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode libur akhir tahun.

Jenderal Sigit berharap dengan persiapan matang ini, masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman.

“Dengan penggelaran personel serta dukungan dari stakeholder terkait, kita harapkan perayaan Nataru berjalan dengan baik. Masyarakat bisa terlayani, dan situasi tetap kondusif,” tegasnya.

TNI Turut Mendukung Operasi Pengamanan

Selain Polri, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan pihaknya akan menerjunkan sekitar 80 ribu personel dari tiga matra TNI, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Baca Juga:  Operasi Keselamatan Jaya 2026 Digelar 2-15 Februari, Ini Sasaran Tilangnya

“Selain personel, TNI juga menyiapkan dukungan transportasi. Di darat, ada truk operasional. Sementara di udara, kita siapkan Boeing 737 Hercules dan helikopter,” kata Jenderal Agus.

Kehadiran personel TNI akan memperkuat upaya pengamanan di berbagai titik strategis, termasuk lokasi ibadah, pusat keramaian, serta jalur transportasi utama.

Antisipasi Lonjakan Arus Lalu Lintas

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Sigit juga menyoroti potensi lonjakan arus mudik dan balik selama Nataru.

Ia memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada dua gelombang, yakni pada 21 Desember dan 28 Desember 2024.

“Prediksi puncak arus mudik terjadi di sekitar 21 Desember karena anak sekolah sudah memasuki masa libur. Gelombang kedua diperkirakan pada 28 Desember,” jelasnya.

Dengan adanya peningkatan mobilitas tersebut, koordinasi pengaturan lalu lintas akan diintensifkan.

Personel pengamanan akan ditempatkan di jalur-jalur utama untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.

Trending