Berita
Presiden Komisaris BCA, Djohan Emir Setijoso Resmi Mengundurkan Diri
BCA terima surat pengunduran diri Presiden Komisaris Djohan Emir Setijoso. Sosok penting sejak 2011, keputusan final akan dibahas di RUPS 2025.
MPN Indonesia 18 Desember 2024 - PT Bank Central Asia (BCA) mengumumkan bahwa Djohan Emir Setijoso telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Presiden Komisaris.
Surat pengunduran diri tersebut diterima oleh perusahaan pada Senin (16/12).
Keputusan resmi terkait pengunduran diri ini akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2025.
Pernyataan dari Corporate Secretary BCA
Corporate Secretary BCA, Raymond Yonarto, melalui keterbukaan informasi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI), menyatakan bahwa surat pengunduran diri Djohan Emir Setijoso telah diterima.
“Pada tanggal 16 Desember 2024, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Djohan Emir Setijoso dari jabatannya selaku Presiden Komisaris Perseroan,” ujar Raymond dalam keterangannya yang disampaikan pada Rabu (18/12).
Masa Jabatan Djohan Emir Setijoso sebagai Presiden Komisaris BCA
Djohan Emir Setijoso menjabat sebagai Presiden Komisaris BCA sejak 2011.
Ia diangkat pertama kali melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) pada tahun tersebut, dengan persetujuan dari Bank Indonesia yang diberikan pada 25 Agustus 2011.
Masa jabatannya kemudian diperpanjang untuk periode lima tahun melalui RUPS Tahunan 2021.
Perjalanan Karier Djohan Emir Setijoso di BCA
Djohan Emir Setijoso, yang saat ini berusia 83 tahun, memiliki perjalanan karier yang panjang dan berpengaruh di BCA.
Sebelum menjabat sebagai Presiden Komisaris, ia memimpin sebagai Presiden Direktur BCA dari 1999 hingga 2011.
Dalam peran tersebut, ia memegang tanggung jawab besar atas berbagai bidang strategis seperti koordinasi umum, Divisi Audit Internal, Perencanaan Perusahaan, Keuangan & Akuntansi, serta Sekretaris Perusahaan.
Pengalaman profesionalnya yang luas menjadikan Djohan Emir Setijoso sebagai salah satu tokoh penting di sektor bisnis korporasi Indonesia.
Sebelum berkarier di BCA, ia berpengalaman di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dari 1965 hingga 1998, dengan posisi terakhir sebagai Direktur.
Ia juga pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris Inter Pacific Bank dari 1993 hingga 1998.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
