Connect with us

Berita

Tak Rela Uang Donasi Rp1,3 M Didonasikan ke Korban Bencana, Agus Salim: Saya Tidak Ikhlas Dunia Akhirat

Agus Salim menolak pengalihan dana donasi Rp1,3 miliar yang dikumpulkan atas namanya. Ia meminta kejelasan hukum dan pertanggungjawaban dari beberapa pihak.

Pexels photo

Published

on

Tak Rela Uang Donasi Rp1,3 M Didonasikan ke Korban Bencana, Agus Salim Saya Tidak Ikhlas Dunia Akhirat
Tak Rela Uang Donasi Rp1,3 M Didonasikan ke Korban Bencana, Agus Salim Saya Tidak Ikhlas Dunia Akhirat. Gambar: KOMPAS/Revi C Rantung

MPN Indonesia 8 Januari 2025 - Agus Salim menyatakan ketidaksetujuannya terhadap rencana pengalihan uang donasi sebesar Rp1,3 miliar yang dikumpulkan atas namanya untuk korban bencana alam di Lewotobi, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Agus mengungkapkan rasa kecewa atas keputusan tersebut, yang melibatkan beberapa pihak dari Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan.

Penolakan Agus Salim Atas Pengalihan Donasi

Dalam pernyataannya, Agus menegaskan bahwa ia hanya akan rela jika secara hukum donasi tersebut bukan miliknya.

Namun, jika uang tersebut memang menjadi haknya, ia tidak akan mengizinkan pengalihan tersebut.

“Kalau secara hukum uang itu bukan hak saya, saya rela. Tapi kalau itu hak saya, saya tidak ikhlas dunia akhirat,” ujar Agus saat ditemui di rumah duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara (6/1).

Agus merasa kecewa karena, menurutnya, uang donasi yang dihimpun oleh Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan awalnya dijanjikan untuk keperluannya.

Ia mempertanyakan perubahan rencana yang dinilainya tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Agus Meminta Pertanggungjawaban

Agus juga meminta pertanggungjawaban dari beberapa pihak, termasuk Teh Novi, Gerry Julian, dan Denny Sumargo, yang menurutnya terlibat dalam keputusan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa donasi itu dikumpulkan atas namanya dan seharusnya digunakan untuk membantu kehidupannya setelah menjadi korban penyiraman air keras.

“Dari awal sudah ada perjanjian yang dijelaskan Bu Marlina kepada saya, bahwa uang itu dititipkan untuk saya. Tapi kenapa hari ini tiba-tiba ada kabar mau dialihkan?” ungkap Agus dengan nada kecewa.

Lebih lanjut, Agus menyatakan bahwa ia merasa diperlakukan tidak adil oleh pihak-pihak tersebut.

“Pertanggungjawaban ucapan kalian, dari Bang Densu, Pak Garry, dan Teh Novi. Kalian semua janji untuk Agus, tetapi satu pun belum ditepati. Janji kalian hancurkan fisik Agus, mental Agus, sampai sekarang kalian menipu semuanya,” ujarnya dengan tegas.

Baca Juga:  Longsor Salju Terjadi di Gunung Yalung Ri Nepal, 7 Orang Dikabarkan Tewas

Sengketa Donasi Berlangsung Berbulan-Bulan

Persoalan mengenai uang donasi ini telah menjadi sengketa selama beberapa bulan terakhir.

Agus mengaku sudah mencabut laporan terhadap salah satu pihak terkait, namun merasa tidak mendapat perlakuan yang layak.

Sebelumnya, rencana pengalihan donasi ini diungkapkan melalui kanal YouTube Denny Sumargo.

Ketua Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan, Gerry Julian, bersama Teh Novi, disebut-sebut sebagai pihak yang menginisiasi keputusan tersebut.

Agus menyatakan bahwa situasi ini tidak hanya merugikan dirinya secara materi, tetapi juga berdampak pada kondisi mentalnya.

Ia berharap keadilan dapat ditegakkan dan haknya atas uang donasi tersebut dapat diputuskan secara jelas melalui jalur hukum.

Trending