Connect with us

Berita

Viral di Binjai Ayah Berjalan Kaki Bantu Anaknya yang Pendarahan Hendak Melahirkan, Diduga Tak Mampu dan Ditinggal Suami

Seorang ayah di Binjai mengantar putrinya yang mengalami pendarahan menjelang persalinan dengan berjalan kaki ke klinik telah viral di media sosial.

Actress 1299250

Published

on

Viral di Binjai Ayah Berjalan Kaki Bantu Anaknya yang Pendarahan Hendak Melahirkan, Diduga Tak Mampu dan Ditinggal Suami
Viral di Binjai Ayah Berjalan Kaki Bantu Anaknya yang Pendarahan Hendak Melahirkan, Diduga Tak Mampu dan Ditinggal Suami. Gambar: Kolase Tangkapan Layar TikTok/@nindya.aulia1

MPN Indonesia 15 Januari 2025 - Video seorang ayah di Binjai yang mengantar anaknya berjalan kaki ke klinik menjelang persalinan viral di media sosial.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah dibagikan oleh dokter yang membantu proses persalinan melalui akun Instagram @dr.indratarigan pada Kamis (9/1). Namun, kini postingan tersebut telah dihapus.

Peristiwa Mengharukan di Binjai

Wanitia berinisial S (20) dilaporkan dalam kondisi pendarahan ketika harus berjalan kaki dari kampung halamannya ke sebuah klinik di Binjai.

Ia ditemani oleh ayahnya yang sudah berusia lanjut.

Ketidakmampuan mereka untuk membayar transportasi menjadi alasan utama perjalanan tersebut dilakukan dengan berjalan kaki.

Sementara itu, suami S tidak diketahui keberadaannya, sehingga ia harus menghadapi situasi darurat ini tanpa dukungan pasangan.

Kondisi ini semakin menyedihkan mengingat usia S yang masih muda dan statusnya sebagai ibu dari tiga anak kecil yang saat ini dirawat oleh ibunya di kampung.

“Santi berjalan kaki dalam keadaan perdarahan dari rumahnya di kampung yang sangat jauh..

Dia berjalan bersama ayahnya yang sudah tua.. sementara ibunya menjaga 3 anaknya yang masih kecil kecil di rumah..

Suaminya entah kemana..

Mereka tidak punya uang untuk membayar ojek ataupun menyewa mobil sehingga harus berjalan kaki meskipun sedang perdarahan dan hamil tua,” terang sang dokter.

Proses Persalinan

Sesampainya di klinik, S langsung mendapatkan penanganan dari tim medis.

Dalam video yang diunggah oleh dokter, terlihat ayah S menunggu dengan penuh kecemasan di selasar klinik, berharap proses persalinan putrinya berjalan lancar.

Dokter yang menangani S mengungkapkan kisah mereka dalam unggahan yang memantik keprihatinan warganet.

“S berjalan kaki dalam keadaan perdarahan dari rumahnya di kampung yang sangat jauh. Dia berjalan bersama ayahnya yang sudah tua, sementara ibunya menjaga tiga anaknya yang masih kecil-kecil di rumah,” tulis dokter tersebut.

Baca Juga:  Kronologi Sopir DLH Bogor Ditemukan Meninggal di Dalam Truk

Persalinan ini menjadi keempat kalinya bagi S, yang usianya baru menginjak 20 tahun.

Ketidakmampuan finansial keluarga menjadi tantangan besar, terlebih dengan ketidakhadiran suaminya.

“Beruntung mereka bertemu dengan orang baik yang memberi tumpangan ke jalan umum, sehingga mereka bisa naik angkutan umum menuju klinik Doa Ibu Persada. Usianya masih 20 tahun, tetapi dia sudah hamil anak ke 4 dengan riwayat operasi secar 3 kali,” tambah dokter tersebut.

Reaksi Publik

Video dan kisah S bersama ayahnya menyentuh hati banyak orang dan menuai berbagai respons di media sosial.

Warganet mengungkapkan rasa haru dan keprihatinan atas situasi yang dialami oleh keluarga tersebut.

Beberapa juga menyerukan pentingnya perhatian terhadap layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil, terutama bagi mereka yang mengalami kondisi darurat seperti Santi.

Trending