Connect with us

Berita

Diduga karena Main HP, Mobil Ludes Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Sulsel

Toyota Rush terbakar di SPBU Wajo, Sulawesi Selatan. Dugaan awal mengarah pada penggunaan ponsel saat mengisi BBM.

Actress 1299250

Published

on

Diduga karena Main HP, Mobil Ludes Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Sulsel
Diduga karena Main HP, Mobil Ludes Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Sulsel. Gambar: Kolase Tangkapan Layar X/@bacottetangga__

Sulawesi Tenggara, MPN Indonesia 15 Januari 2025 - Mobil Toyota Rush ludes terbakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Amessangeng, Kelurahan Maddukelleng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Selasa siang (14/1).

Dugaan awal penyebab insiden ini adalah penggunaan ponsel saat proses pengisian bahan bakar.

Kobaran api melahap kendaraan hingga menyisakan rangka, sehingga memicu kepanikan warga sekitar yang segera menjauh dari lokasi.

Video kebakaran tersebut viral di media sosial, menampilkan kobaran api yang membakar bagian badan mobil putih itu.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Berdasarkan keterangan saksi mata dan informasi yang dihimpun, kebakaran mobil diduga dipicu oleh aktivitas berisiko yang dilakukan pengendara.

Saat kejadian, pengendara dikabarkan sedang menggunakan ponsel di dalam mobil yang juga membawa jeriken berisi bahan bakar minyak (BBM).

Aktivitas ini melanggar standar keselamatan SPBU dan berpotensi memicu percikan api akibat interaksi radiasi ponsel dengan uap bahan bakar.

Saksi menyebutkan bahwa terdengar tiga kali ledakan dari kendaraan sebelum api sepenuhnya melahap mobil.

Meski pihak pemadam kebakaran berhasil memadamkan api, mobil mengalami kerusakan total.

Bahaya di Area SPBU

Jusri Pulubuhu, pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), menjelaskan bahwa area SPBU merupakan lokasi yang menyimpan bahaya laten karena memenuhi elemen “segitiga api” (triangle of fire)—udara, bahan bakar, dan panas.

Jusri menegaskan bahwa percikan api dapat dipicu oleh aktivitas seperti penggunaan ponsel, yang sering kali diabaikan oleh pengguna SPBU.

Selain itu, ia menambahkan bahwa uap bahan bakar dalam tangki atau jeriken dapat meningkatkan risiko kebakaran.

“Dalam kondisi cuaca atau mesin kendaraan yang panas, tekanan uap bahan bakar meningkat, sehingga berisiko memicu kebakaran jika tidak ditangani dengan benar,” jelas Jusri.

Baca Juga:  Harga Pertamax Lampung Hari Ini per 1 Agustus 2026 dan Rincian BBM Lainnya

Jusri juga menyarankan agar pengemudi membuka tutup tangki bensin sebelum pengisian untuk mengurangi tekanan dan risiko kebakaran, terutama saat antrean panjang di SPBU.

“Harus diketahui di dalam tangki bensin kendaraan selain bahan bakar juga terdapat uap dari gas bahan bakar. Dalam kondisi cuaca panas, mesin panas, otomatis uap tersebut juga semakin tinggi tekanannya. Akan berbahaya bila membuka tutup tangki saat akan mengisi bahan bakar,” kata Jusri.

Peringatan untuk Masyarakat

Pihak SPBU kembali mengingatkan pentingnya mematuhi protokol keselamatan di area pengisian bahan bakar.

Aktivitas berisiko, seperti penggunaan ponsel, membawa jeriken bahan bakar ilegal, atau merokok di area SPBU, harus dihindari demi mencegah kejadian serupa.

Hingga berita ini diturunkan, kerugian akibat kebakaran mobil di SPBU Sulawesi Selatan ini masih dalam proses ivestigasi.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materil yang ditimbulkan cukup signifikan.

Kejadian ini diharapkan menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mematuhi peraturan keselamatan di SPBU.

Trending