Berita
Kronologi Sopir DLH Bogor Ditemukan Meninggal di Dalam Truk
Sopir truk sampah DLH Kabupaten Bogor ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraan saat bertugas mengangkut sampah menuju TPAS Galuga.
Jawa Barat, MPN Indonesia 21 Agustus 2026 - Seorang sopir truk sampah milik DLH Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia di dalam ruang kemudi kendaraannya di Jalan Raya Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (20/8).
Kronologi Kejadian
Korban ditemukan rekannya saat sedang menjalankan tugas mengangkut sampah menuju TPAS Galuga.
“Betul, ditemukan meninggal di dalam truk pengangkut sampah. Iya, almarhum sopir truk sampah,” kata Kanit Reskrim Polsek Bogor Barat Ipda Imam Bachtiar dalam keterangannya.
Petugas kepolisian mendatangi lokasi setelah menerima laporan mengenai penemuan korban.
Saat ditemukan, korban berada di dalam ruang kemudi truk yang terparkir di sisi kiri Jalan Raya Bubulak, tepat di depan Terminal Bubulak.
Korban diketahui bernama Atim Rastim (73). Rekannya, Ade, datang ke lokasi setelah menerima pesan WhatsApp dari korban yang mengabarkan kondisi kesehatannya.
“Dia sempat mengirim WhatsApp kepada saya. Isinya memberitahukan bahwa dia sudah minum obat, tetapi masih merasakan sakit di bagian dada,” ujar Ade.
Setelah menerima pesan tersebut, Ade berusaha menghubungi korban melalui sambungan telepon.
Sekitar pukul 09.20 WIB, telepon sempat diangkat, namun tidak terdengar suara dari korban.
Ade kemudian berangkat dari Ciawi menuju lokasi untuk memastikan kondisi rekannya. Saat tiba sekitar pukul 10.30 WIB, korban sudah ditemukan tidak bernyawa di dalam kendaraan.
“Saya langsung berangkat dari Ciawi menuju lokasi. Ketika sampai, kondisinya sudah seperti itu. Saya tidak berani melakukan apa-apa dan hanya mengambil telepon genggamnya untuk menghubungi pihak keluarga,” tuturnya.
Kondisi Korban saat Ditemukan
Polisi melakukan identifikasi di lokasi setelah menerima laporan terkait penemuan tersebut.
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban ditemukan berada di ruang kemudi truk pengangkut sampah dalam posisi terlentang di dalam kabin.
Saat ditemukan, seluruh pintu truk dalam keadaan tertutup, sementara kaca jendela kendaraan terbuka. Truk tersebut diketahui terparkir di depan Terminal Bubulak.
“Sampai di lokasi sekitar jam 10.30 WIB dan mengecek ternyata korban sudah meninggal dunia. Posisi tidur di dalam ruang kemudi, dengan posisi pintu mobil truk semuanya tertutup, namun kaca jendela terbuka,” kata Imam.
Selanjutnya, polisi memeriksa kondisi luar tubuh korban. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan.
“Bahwa Atim Rastim merupakan pengemudi truk sampah milik Pemkab Bogor dengan nomor polisi F-9164-FB. Diduga korban meninggal dalam keadaan sakit. Tidak ada luka akibat benda tumpul maupun senjata tajam di tubuhnya,” kata Imam.
Korban sedang Bertugas Mengangkut Sampah
Korban diketahui merupakan pengemudi truk sampah milik DLH Kabupaten Bogor.
Saat kejadian, ia sedang menjalankan tugas mengangkut sampah dari kawasan Rancamaya menuju Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Galuga.
Menurut Ade, selama bekerja korban biasa mengemudikan kendaraan seorang diri tanpa didampingi kenek.
Korban juga telah bekerja sebagai sopir truk sampah selama kurang lebih empat tahun.
“Dia sudah cukup lama bekerja sebagai sopir truk DLH Kabupaten Bogor, kurang lebih empat tahun. Setahu saya, dia memang memiliki riwayat darah tinggi,” ungkap Ade.
Ade juga menjelaskan bahwa korban sedang membawa muatan sampah menuju Galuga ketika kejadian.
“Waktu itu dia sedang membawa sampah dari Rancamaya untuk dibawa ke Galuga. Memang selama bekerja, Abah biasa membawa truk sendirian dan tidak memiliki kenek,” pungkas Ade.
Status Penanganan Kepolisian
Polisi menyampaikan dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi.
Informasi tersebut juga diperkuat oleh pesan yang sebelumnya dikirim korban kepada rekannya mengenai keluhan nyeri dada.
“Jadi saksi Ade mendapat WA dari Ahmad, yang memberikan informasi bahwa korban lagi sakit dada dan sudah minum obat tapi masih sakit,” imbuh Imam.
Perkembangan terakhir, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga membawa jenazah korban dan menolak dilakukan autopsi maupun visum dalam.
“Korban langsung dibawa oleh pihak keluarganya dan sudah membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan visum dalam,” pungkasnya.
(DIM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
