Connect with us

Berita

Sri Mulyani Bongkar Harga Gas Elpiji 3 Kg dan Solar jika Tanpa Subsidi

Sri Mulyani ungkap harga asli elpiji 3 kg Rp42.750/tabung dan solar Rp11.950/liter tanpa subsidi. Pemerintah gelontorkan Rp80,2 triliun untuk subsidi elpiji.

Actress 1299250

Published

on

Sri Mulyani Bongkar Harga Gas Elpiji 3 Kg dan Solar jika Tanpa Subsidi
Sri Mulyani Bongkar Harga Gas Elpiji 3 Kg dan Solar jika Tanpa Subsidi. Gambar: Dok. Kemenkeu

MPN Indonesia 30 Januari 2025 - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan harga asli Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau elpiji 3 kilogram (kg) dan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar jika tidak mendapatkan subsidi pemerintah.

Menurutnya, harga elpiji 3 kg seharusnya mencapai Rp42.750 per tabung, sementara harga solar tanpa subsidi seharusnya Rp11.950 per liter.

Saat ini, harga jual eceran gas elpiji 3 kg dari pangkalan resmi Pertamina ke agen penyalur ditetapkan sebesar Rp12.750 per tabung.

Begitu juga dengan harga solar yang dijual kepada masyarakat seharga Rp6.800 per liter.

Selisih harga ini sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah melalui subsidi yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Subsidi Pemerintah untuk Gas Elpiji dan Solar

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, @smindrawati, pada Rabu (8/1), Sri Mulyani menjelaskan bahwa subsidi pemerintah dan kompensasi yang diberikan bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Pemerintah menanggung selisih harga sebesar Rp30.000 per tabung untuk gas elpiji 3 kg dan Rp5.150 per liter untuk solar.

Menurut Sri Mulyani, subsidi ini tidak hanya membantu masyarakat dengan ekonomi rentan, tetapi juga memberikan manfaat bagi kelompok kelas menengah.

Dengan adanya subsidi pemerintah, harga kebutuhan energi tetap terjangkau bagi masyarakat luas.

Harga Elpiji Nonsubsidi di Pasaran

Harga elpiji nonsubsidi di pasaran tidak mengalami perubahan sejak tahun sebelumnya.

Di wilayah Tangerang Selatan, harga gas elpiji 5,5 kg dijual seharga Rp110.000 per tabung, sementara elpiji 12 kg dipasarkan dengan harga Rp205.000 per tabung.

Adapun harga gas elpiji bersubsidi 3 kg di tingkat agen mencapai rata-rata Rp22.000 per tabung.

Baca Juga:  Pemerintah Pastikan Bansos Triwulan II Disalurkan Pakai DTSEN

Seorang penjaga agen elpiji di Toko Hasan, Tangerang Selatan, menyebutkan bahwa harga elpiji kecil (3 kg) dijual Rp22.000 per tabung, elpiji 5,5 kg seharga Rp110.000 per tabung, dan elpiji besar (12 kg) Rp205.000 per tabung.

Dampak Subsidi terhadap Perekonomian

Sri Mulyani menekankan bahwa subsidi pemerintah dan kompensasi yang diberikan melalui APBN merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Dengan adanya subsidi, daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah ketidakpastian global dan tekanan geopolitik yang memengaruhi perekonomian nasional.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama tahun 2024, pemerintah telah mengalokasikan anggaran besar untuk subsidi dan kompensasi energi.

Total subsidi pemerintah untuk gas elpiji 3 kg mencapai Rp80,2 triliun bagi 40,3 juta pelanggan, sementara subsidi untuk solar mencapai Rp89,7 triliun yang mencakup lebih dari 4 juta kendaraan.

Selain itu, subsidi dan kompensasi juga diberikan untuk Pertalite sebesar Rp56,1 triliun bagi 157,4 juta kendaraan; Minyak tanah Rp4,5 triliun bagi 1,8 juta rumah tangga; Listrik rumah tangga dengan daya maksimal 900 VA senilai Rp156,4 triliun yang mencakup 40,3 juta pelanggan melalui subsidi dan 50,6 juta pelanggan melalui kompensasi.

Subsidi pemerintah untuk pupuk urea dan pupuk NPK juga mencapai Rp47,4 triliun untuk 7,3 juta ton pupuk yang diberikan kepada petani.

Melalui belanja subsidi dan kompensasi ini, pemerintah berupaya untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjangkau serta menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tengah berbagai tantangan global.

Trending