Connect with us

Berita

Tiga Pria di Sanggau Diduga Memalak Pengendara di Lokasi Banjir, Dapat Hasil hingga Rp1,3 Juta

Tiga pria di Sanggau, Kalimantan Barat, diamankan polisi setelah tertangkap basah melakukan pungutan liar.

Actress 1299250

Published

on

Tiga Pria di Sanggau Diduga Memalak Pengendara di Lokasi Banjir, Dapat Hasil hingga Rp1,3 Juta
Tiga Pria di Sanggau Diduga Memalak Pengendara di Lokasi Banjir, Dapat Hasil hingga Rp1,3 Juta. Gambar: Kalbar News

MPN Indonesia 5 Februari 2025 - Tiga pria diamankan pihak kepolisian setelah diduga melakukan pungutan liar terhadap pengendara yang melintas di jalanan terdampak banjir di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Dari aksi tersebut, para pelaku berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 1,3 juta dari para pengguna jalan.

Modus Operandi dan Penangkapan

Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Malindo, Dusun Serambai, Desa Tanjung Merpati, Kecamatan Kembayan, pada Sabtu (1/2).

Ketiga pelaku yang telah diamankan berinisial AP (40), SE (42), dan HS (31).

Kejadian ini viral setelah rekaman aksi mereka tersebar di media sosial.

Kapolsek Kembayan AKP Efendy mengungkapkan bahwa aksi pungli ini melibatkan sekitar 3 hingga 10 orang.

Saat ini, tiga pelaku telah diamankan di Polres Sanggau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Total sekitar 10 unit kendaraan yang menjadi korban. Dari aksi tersebut, para pelaku berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp1.351.000,” ujar Efendy pada Selasa (4/1).

Para pelaku menghentikan kendaraan yang melintas di wilayah banjir, termasuk bus dan mobil pribadi, lalu meminta uang dari pengendara sebagai syarat untuk melanjutkan perjalanan.

Alasan Pelaku dan Barang Bukti yang Diamankan

Saat dimintai keterangan, para pelaku berdalih bahwa uang hasil pungli digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dari jumlah total yang didapatkan, sekitar Rp400 ribu telah digunakan untuk membeli makanan dan kebutuhan lainnya.

“Digunakan untuk membeli 30 bungkus nasi, 10 botol air mineral, kopi satu teko, dan 10 bungkus rokok. Sementara sisa uangnya Rp951.000 kita amankan sebagai barang bukti,” jelas Efendy.

Baca Juga:  Banjir Kembali Rendam Rawa Buaya, Warga Keluhkan Drainase Buruk dan Luapan Kali Angke

Selain uang tunai, pihak kepolisian juga menyita barang-barang yang diduga dibeli dengan hasil pemalakan tersebut.

Tindakan Kepolisian

Menindaklanjuti kejadian ini, Polres Sanggau telah mengadakan pertemuan dengan Dewan Adat Dayak (DAD) untuk membahas langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, terutama saat bencana alam seperti banjir melanda.

“Kami dari Polsek Kembayan berkomitmen untuk memberantas segala bentuk tindak kejahatan jalanan, termasuk pemalakan yang meresahkan masyarakat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika mengalami atau menyaksikan tindakan serupa di wilayah ini,” tegas Efendy.

Video Viral dan Kondisi di Lokasi Kejadian

Aksi para pelaku sempat terekam dalam video yang beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, terlihat sekelompok pria menghentikan sebuah bus di tengah genangan banjir.

Salah satu pelaku, yang bertelanjang dada dengan tubuh penuh tato, terlihat membuka pintu sopir bus, sementara pria lainnya memukul kap mobil.

Trending