Connect with us

Viral

Pria ASN di Buton Gelantungan di Kabel Listrik Tanpa Busana, Diduga Depresi Karena Tak Lolos PPPK

ASN di Buton nekat bergelantungan di kabel listrik tanpa busana akibat depresi gagal seleksi PPPK. Insiden ini mengundang perhatian warga dan polisi.

Actress 1299250

Published

on

Pria Asn Di Buton Gelantungan Di Kabel Listrik Tanpa Busana, Diduga Depresi Karena Tak Lolos Pppk
Pria ASN di Buton Gelantungan di Kabel Listrik Tanpa Busana, Diduga Depresi Karena Tak Lolos PPPK. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@fakta.indo

MPN Indonesia 20 Februari 2025 - Seorang pria berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, melakukan aksi nekat dengan bergelantungan di kabel listrik tanpa busana.

Insiden yang terjadi di kawasan Pantai Kamali, Kota Baubau, pada Senin malam (17/2) pukul 23.10, diduga dipicu oleh depresi setelah mengetahui dirinya tidak lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Betul, motifnya ada indikasi depresi,” jelas keterangan dari Kasi Humas Polres Baubau, Kompol Abdul Rahmat, beradasarkan wawancara langsung oleh Tim Redaksi MPN Indonesia pada Jumat (21/2).

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini berawal saat pria berinisial H (19), yang merupakan ASN di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buton, terlihat berdiri di atas salah satu hotel di Kota Baubau.

Saat itu, ia hanya mengenakan pakaian dalam dan tampak membawa sebuah benda yang kemudian diayunkan ke arah seseorang di bawahnya.

Tak lama berselang, H tiba-tiba berlari menuju tepi balkon dan melompat ke arah kabel listrik.

Ia sempat bergelantungan di kabel tersebut sebelum berpindah ke bangunan lain di seberangnya.

Aksinya sontak mengundang perhatian warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut.

Dalam video yang beredar di media sosial, terdengar beberapa warga meneriakinya dengan sebutan “Spiderman”.

“Spiderman, Spiderman, jadi Spiderman,” teriak warga dalam video, dikutip oleh tim Redaksi MPN Indonesia, melalui Instagram @fakta.indo, pada Rabu (19/2).

Respons Warga dan Jatuhnya Korban

Selama aksinya, H sempat dilempari batu dan benda lain oleh warga yang menyaksikan dari bawah.

Setelah bergelantungan di kabel listrik, ia mencoba berpindah ke atap bangunan lain.

Baca Juga:  Pria Tanpa Busana di Lenteng Agung yang Ngamuk Berhasil Diamankan Polisi

Namun, kanopi bangunan yang diinjaknya tiba-tiba ambrol, menyebabkan dirinya jatuh ke tanah. Sesaat setelah terjatuh, warga langsung mengerumuni dan mengamankan pria tersebut.

Pihak kepolisian segera turun tangan untuk menangani situasi.

Kasi Humas Polres Baubau, Kompol Abdul Rahmat, mengonfirmasi bahwa H telah diamankan dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Saat ini masih dalam keadaan linglung dan menunggu tindakan dari pihak Rumah Sakit Palagimata,” jelas Kompol Abdul Rahmat pada Jumat (21/2).

Di samping itu, Abdul Rahmat menjelaskan bahwa H merupakan staf di salah satu kantor pemerintahan bukan karena tes PPPK.

Namun, pada saat anggota bertanya H sempat menyatakan bahwa tidak lulus PPPK.

“Namun, pada saat anggota bertanya, dia sempat bilang bahwa tidak lulus P3K mungkin kondisinya masih labil saat ditanya,” jelas Kompol Abdul Rahmat.

Dugaan Penyebab dan Kondisi Korban

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Kasi Humas Polres Baubau, Kompol Abdul Rahmat menyebutkan bahwa aksi nekat H diduga kuat dipicu oleh tekanan mental akibat tidak lolos seleksi PPPK di Kabupaten Muna Barat.

Saat ini, H telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Palagimata, Kota Baubau.

H dikabarkan mengalami luka gores pada bagian bahu kiri dan luka lecet pada lengan kanan, serta memar pada lengan kiri.

Keluarganya telah menjenguknya dan terus memantau kondisinya.

Penanganan Lebih Lanjut

Pihak kepolisian telah menyerahkan H kepada keluarganya untuk mendapatkan dukungan lebih lanjut.

Insiden ini menjadi perhatian masyarakat setempat dan menjadi peringatan akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, terutama bagi individu yang mengalami tekanan akibat faktor pekerjaan dan seleksi ASN.

Peristiwa ini masih dalam penanganan pihak berwenang, dan perkembangan lebih lanjut akan terus dipantau oleh pihak kepolisian serta keluarga yang bersangkutan.

Baca Juga:  Mesum saat Live TikTok, Sepasang Kekasih Dihukum Cambuk di Aceh

(AKM/NID/RAD)

Trending