Connect with us

Berita

6 Personel Ditressiber Polda Jateng Diperiksa Propam Polri terkait Band Sukatani

Enam anggota Ditressiber Polda Jawa Tengah diperiksa Propam terkait polemik lagu Bayar Bayar Bayar milik Band Sukatani.

Actress 1299250

Published

on

Mpnbagas(1250 X 849 Px) Mpn 2025 02 24t115550.093
6 Anggota Ditressiber Polda Jateng Diperiksa Propam Polri terkait Band Sukatani | Gambar: IG/@sukatani.band, X/@Divpropam

Jawa Tengah, MPN Indonesia 24 Februari 2025 - Enam anggota Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Tengah diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terkait polemik lagu Bayar Bayar Bayar yang dinyanyikan oleh Band Sukatani.

Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut atas dugaan pelanggaran etik dan penyalahgunaan wewenang dalam penanganan kasus yang melibatkan band asal Purbalingga tersebut.

Pemeriksaan ini dilakukan bekerja sama dengan Subbid Paminal Bidang Propam Polda Jawa Tengah dan diawasi oleh Biro Paminal Divisi Propam Polri.

“Saat ini, dua personel lain dari Ditressiber Polda Jateng telah diperiksa. Sehingga, total ada enam personel yang dimintai keterangan,” demikian pernyataan resmi dari akun X Divpropam dikutip pada Senin (24/2).

Polri Nyatakan Tak Antikritik

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan intervensi yang dilakukan oleh anggota kepolisian terhadap Band Sukatani.

Polri menyatakan bahwa langkah pemeriksaan ini mencerminkan sikap keterbukaan terhadap kritik dan evaluasi, sejalan dengan prinsip institusi yang tidak antikritik.

Polri menegaskan akan menjamin keselamatan dua personel Band Sukatani.

“Polri juga berkomitmen menjamin keselamatan dan keamanan dua personel band Sukatani. Sebagai bentuk nyata dan komitmen kami, Polri akan melakukan pengamanan pada konser mereka di Tegal tanggal 23 Februari mendatang,” tulis akun X Divpropam.

“Polri selalu terbuka terhadap kritik yang membangun dan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga ketertiban dan keamanan. Mari bersama-sama ciptakan ruang ekspresi yang positif dan kondusif,” pungkasnya.

Permintaan Maaf Band Sukatani

Sebelumnya, dua personel Band Sukatani, yaitu Muhammad Syifa Al Lufti (Alectroguy) dan Novi Citra Indriyati (Twister Angel), menyampaikan permintaan maaf kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta institusi Polri secara keseluruhan.

Baca Juga:  Viral! Hujan Es Landa Yogyakarta, BMKG Beberkan Penyebabnya

Mereka menyatakan bahwa lagu Bayar Bayar Bayar tidak bertujuan menyudutkan Polri secara keseluruhan, melainkan mengkritik oknum yang melakukan pelanggaran aturan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami yang berjudul Bayar Bayar Bayar yang mengandung lirik ‘bayar polisi’,” ujar Alectroguy dikutip dari akun Instagram @sukatani.band.

Band Sukatani juga telah menghapus lagu tersebut dari platform digital seperti Spotify dan meminta pengguna media sosial untuk turut menghapus konten yang menggunakan lagu itu.

(ELG/NID/RAD)

Trending