Connect with us

Berita

Media Asing Bahas Banjir di Jabodetabek, Reuter: Bencana Terburuk Sejak 2020

Banjir di Jabodetabek yang terjadi sejak Senin (3/3) menjadi perhatian media asing.

Actress 1299250

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 06t101116.475
Media Asing Bahas Banjir di Jabodetabek, Reuter: Bencana Terburuk Sejak 2020 | Gambar: IG/DKI Jakarta

MPN Indonesia 6 Maret 2025 - Banjir yang melanda Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sejak Senin (3/3) menjadi perhatian media asing.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti menjelaskan bahwa penyebab utama banjir adalah curah hujan ekstrem yang menyebabkan meluapnya sungai di kawasan tersebut.

“Hasil pengamatan kami, tidak ada tanggul yang jebol. Tetapi volume intensitas hujan itu memang sangat tinggi sekali. Jadi ini meluap,” kata Diana dikutip MPN Indonesia dari Kompas, Kamis (6/3).

Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi rumah sakit di Bekasi, memaksa evakuasi pasien dan pemadaman listrik di sebagian area rumah sakit.

Media Inggris Reuters

Reuters, salah satu media internasional berbasis di Inggris, menyoroti skala besar dampak banjir di Jabodetabek.

Dalam laporannya berjudul “Banjir di ibu kota Indonesia membuat ribuan orang mengungsi”, Reuters melaporkan bahwa hujan deras yang terjadi sejak Senin (3/3) telah memicu banjir besar dan ribuan rumah tenggelam.

“Hujan deras sejak Senin telah memicu banjir hingga tiga meter di dalam dan sekitar Jakarta. Banjir itu bahkan memblokir beberapa jalan dan menenggelamkan lebih dari 1.000 rumah dan banyak mobil,” tulis Reuters, Selasa (4/3).

Reuters juga menambahkan bahwa kondisi ini, khususnya di Bekasi, merupakan yang terburuk sejak 2020.

“Jabodetabek adalah wilayah metropolitan bagi lebih dari 30 juta orang. Wilayah ini sering kali dilanda banjir. Namun media lokal melaporkan bahwa situasi saat ini, khususnya di Bekasi, adalah yang terburuk sejak 2020,” tulis Reuters dikutip MPN Indonesia pada Kamis (6/3).

Media Singapura The Strait Times

Selain Reuters, media internasional lainnya juga menyoroti bencana banjir yang melanda Jabodetabek.

Baca Juga:  Waspada! Hujan Lebat Diprediksi Guyur Jabodetabek Pekan Ini

The Straits Times, media berbasis di Singapura, melaporkan bahwa seorang anak berusia tiga tahun meninggal akibat bencana ini.

“Setidaknya seorang anak berusia tiga tahun meninggal setelah hujan lebat yang membuat beberapa sungai meluap, mendorong air ke atas tiga meter, dan menenggelamkan lebih dari 1.000 rumah,” tulis The Straits Times, Rabu (5/3).

Media Amerika Serikat VOA

Sementara itu, Voice of America (VOA), media asal Amerika Serikat, melaporkan bahwa ribuan warga Jakarta dievakuasi sejak Selasa (4/3), sementara hujan deras masih berpotensi terjadi hingga minggu depan.

“Pemerintah telah meminta pemerintah daerah untuk mengaktifkan pompa air untuk mengekstraksi air dari daerah banjir dan melakukan operasi modifikasi cuaca,” tulis VOA.

Voa pun menyoroti langkah-langkah penanganan dari pemerintah, sperti pendirian tempat evakuasi, bantuan makanan, hingga modifikasi cuaca.

 (AKM/NID/RAD)

Trending