Connect with us

Peristiwa

Lapas Cikarang Terendam Banjir, Bagaimana Nasib Ribuan Napi di Sana?

Lapas Kelas IIA Cikarang terdampak banjir sejak Selasa (4/3).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 06t090226.642
Lapas Kelas II A Cikarang banjir | Gambar: IG/@lapas__cikarang

MPN Indonesia 6 Maret 2025 - Lapas Kelas IIA Cikarang, Kabupaten Bekasi, terdampak bencana alam banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Luapan air dari sungai sekitar menyebabkan genangan setinggi pinggang orang dewasa di beberapa area lapas pada Selasa (4/3).

“Hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir menyebabkan perairan sungai di sekitar Lapas Cikarang meningkat sehingga air mulai masuk ke dalam area lapas, dan menimbulkan banjir,” demikian pernyataan resmi Lapas Cikarang dalam Instagram pribadinya, Rabu (5/3).

36 Narapidana Dievakuasi

Akibat banjir ini, 36 dari 1.451 narapidana dievakuasi ke lokasi yang lebih tinggi guna menghindari risiko lebih lanjut.

“Jumlah itu terdiri dari 21 warga binaan perempuan dan 15 warga binaan laki-laki,” ujar Kepala Lapas Cikarang, Urip Dharma Yoga, Rabu (5/3).

Sebanyak 13 warga binaan perempuan dipindahkan ke Polres Metro Bekasi, sedangkan 8 lainnya dimutasi ke Lapas Perempuan, Bandung.

“15 laki-laki dievakuasi ke Lapas Bulak Kapal,” tambah dia.

Proses Evakuasi Napi

Proses evakuasi didukung oleh personel Polres Metro Bekasi, Polsek Cikarang, dan Brimob, yang menurunkan satu peleton anggota serta 10 personel tambahan.

Perahu karet juga digunakan untuk mendistribusikan makanan kepada warga binaan dan membantu mobilitas petugas.

“Kami juga telah bekerja sama dengan Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang, serta mendapatkan bantuan dari Brimob dan BPBD yang meminjamkan perahu karet,” ujar Urip.

Kondisi Lapas Cikarang saat Banjir

Urip menjelaskan bahwa air telah masuk ke dalam blok hunian narapidana dengan ketinggian mencapai semata kaki orang dewasa.

Baca Juga:  Gempa M 7,0 Guncang Tana Tidung Kalimantan Utara Tadi Malam

Selain itu, genangan air juga terlihat di area dapur, pos pengawasan, area parkir gedung 1, pos pemeriksaan, serta Klinik Pratama.

“Air sudah masuk ke blok hunian semata kaki orang dewasa. Namun, dapur masih aman, belum terkena kenaikan air,” ujar Urip.

Untuk menjaga keamanan, listrik di dalam lapas dipadamkan sementara. Barang-barang elektronik serta kendaraan dinas dan petugas juga telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Proses Penanganan Banjir

Direktur Jenderal Permasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan PLN dan BPBD untuk mempercepat normalisasi kondisi di dalam lapas.

Pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan warga binaan tetap terjaga.

“Walaupun dalam kondisi darurat, keamanan, pelayanan, dan perawatan bagi warga binaan harus tetap berjalan semaksimal mungkin,” kata Mashudi.

Sementara itu, debit air di lapas sejak kemarin mulai menurun berkat penggunaan mesin penyedot dari BPBD Kabupaten Bekasi.

(AKM/NID/RAD)

Trending