Connect with us

Peristiwa

Tebing 15 Meter Longsor di Belakang KUA Serpong, BPBD Tangsel Pasang Terpal untuk Mitigasi

BPBD Tangsel memasang terpal di tebing longsor 15 meter di belakang KUA Serpong untuk mencegah longsor susulan akibat hujan deras.

Logompn

Published

on

Tebing 15 meter longsor di belakang kua serpong, bpbd tangsel pasang terpal untuk mitigasi
Tebing 15 Meter Longsor di Belakang KUA Serpong, BPBD Tangsel Pasang Terpal untuk Mitigasi. Gambar: MPN Indonesia/Bunga

MPN Indonesia 6 Maret 2025 - Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan pada Senin (3/3) hingga Rabu (5/3) menyebabkan tebing setinggi 15 meter di belakang Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Serpong mengalami longsor. 

Rekaman video yang beredar menunjukkan kondisi tebing yang curam dan mengancam bangunan di sekitarnya. 

Jarak antara permukaan longsoran dengan rumah warga hanya dalam hitungan meter, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan dampak lebih lanjut.

BPBD dan Dinas Cipta Karya Lakukan Asesmen

Untuk mengantisipasi longsor susulan akibat curah hujan tinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan bersama Dinas Cipta Karya turun langsung ke lokasi pada Selasa (4/3). 

Setelah melakukan asesmen, tim gabungan segera memasang terpal di tebing sebagai langkah darurat untuk mencegah erosi dan pergerakan tanah lebih lanjut.

Danton Satgas BPBD Kota Tangerang Selatan, Dian Wiriyawan, menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan upaya mitigasi sementara untuk menahan tanah agar tidak kembali longsor.

“Kami bersama Dinas Cipta Karya sudah melakukan asesmen dan memasang terpal. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan,” ujar Dian Wiriyawan kepada MPN Indonesia melalui pesan singkat, Rabu (5/3).

Imbauan untuk Warga

BPBD juga meminta warga yang tinggal di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras turun. 

Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan baru di sekitar area longsor.

Pemerintah daerah tetap siaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk evakuasi jika situasi semakin memburuk.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana alam, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan yang diberikan demi keselamatan bersama.

Baca Juga:  Penyebab Banjir Bandang Nepal, Badan Geologi AS Sebut Diduga karena Ini

(BNG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending