Connect with us

Politik

Sah! Prabowo Umumkan Tunjangan Guru ASN Langsung Ditransfer Tanpa Perantara

Presiden Prabowo meluncurkan mekanisme baru tunjangan guru ASN daerah, langsung ke rekening tanpa perantara pemda untuk percepat pencairan dan hindari keterlambatan.

Adinda

Published

on

Sah! prabowo umumkan tunjangan guru asn langsung ditransfer tanpa perantara
Sah! Prabowo Umumkan Tunjangan Guru ASN Langsung Ditransfer Tanpa Perantara. Gambar : Instagram/@sekretariat.kabinet

MPN Indonesia 14 Maret 2025 - Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan mekanisme baru penyaluran tunjangan profesi guru bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah.

Dengan kebijakan ini, tunjangan akan langsung dikirim ke rekening guru tanpa melalui pemerintah daerah, guna mempercepat pencairan dan menghindari keterlambatan.

Peluncuran Mekanisme Baru

Seremoni peluncuran digelar di Plaza Insan Berprestasi, Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, pada Kamis (13/3/2025).

Acara ini dihadiri sejumlah menteri anggota Kabinet Merah Putih, termasuk:

  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno
  • Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti
  • Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto
  • Menteri Kebudayaan, Fadli Zon
  • Menteri Agama, Nasaruddin Umar
  • Menteri Keuangan, Sri Mulyani

Alasan Perubahan Mekanisme

Dalam laporannya, Abdul Mu’ti menyebut bahwa sejak 2010 hingga 2024, tunjangan guru ditransfer dari Kementerian Keuangan ke rekening pemerintah daerah sebelum akhirnya disalurkan ke guru.

Mekanisme ini sering menyebabkan keterlambatan, di mana guru hanya menerima tunjangan setiap tiga bulan sekali, bahkan di beberapa daerah lebih lama karena kendala administratif.

“Proses transfer memakan waktu lama. Para guru menerima per tiga bulan. Bahkan di beberapa daerah mengalami keterlambatan dengan berbagai alasan. Kebijakan penyaluran langsung ini merupakan jawaban pemerintah atas aspirasi masyarakat, khususnya aspirasi guru,” ujar Abdul Mu’ti, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Jumat (14/3).

Dengan sistem baru ini, 1.476.964 guru ASN dan 392.802 guru non-ASN akan menerima tunjangan langsung dari Kemendikdasmen, asalkan data mereka sudah valid.

Baca Juga:  Tegas Berantas Korupsi, Prabowo: Saya Tidak akan Mundur Setapak Pun

Prabowo: “Hilangkan Budaya Birokrasi Berbelit”

Dalam sambutannya, Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan mengurangi ketidakefisienan dalam birokrasi.

Ia menekankan perlunya reformasi dalam layanan publik agar lebih cepat dan transparan.

“Lama-lama untuk apa, ditahan itu untuk apa, iya kan? Kita harus hilangkan budaya-budaya yang tidak benar itu. Kalau bisa dibikin lama kenapa harus dibikin pendek. Kalau bisa susah kenapa dibikin gampang. Budaya ini yang harus kita kikis,” kata Prabowo.

Ia juga menegaskan bahwa ASN harus bekerja dengan maksimal dan tidak sekadar menikmati fasilitas tanpa memberikan pelayanan yang baik kepada rakyat.

“Jangan kira menjadi ASN hidup enak dan seenaknya. Tidak bekerja dengan efisien melayani rakyat. Saya minta para menko, para menteri, coba kita pikirkan, kita rumuskan perbaikan sistem,” lanjutnya.

Tunjangan Langsung Cair, Hadiah bagi Guru Menjelang Lebaran

Abdul Mu’ti menyebut bahwa kebijakan ini akan langsung diterapkan mulai bulan ini, sehingga guru bisa menerima tunjangan sebelum Idulfitri.

Ia berharap langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan guru dan mendorong mereka untuk bekerja lebih baik dalam mencerdaskan bangsa.

Menutup acara, Prabowo Subianto, didampingi Pratikno dan Abdul Mu’ti, secara resmi meluncurkan mekanisme baru ini.

“Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis 13 Maret 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, mendapat kehormatan meluncurkan mekanisme baru penyaluran tunjangan guru ASN daerah langsung ke rekening guru,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending