Connect with us

Diet

Tips Buka Puasa ala Ade Rai, Berat Badan Auto Ideal!

Ade Rai bagikan tips menu buka puasa untuk mencegah lonjakan gula darah dan menghentikan rasa lapar berlebih.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 15t103443.479
Ade Rai bagikan tips menu buka puasa | Gambar: IG/@ade_rai

MPN Indonesia 15 Maret 2025 - Saat bulan Ramadan, pola makan sering kali berubah drastis, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Banyak orang cenderung mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak saat berbuka puasa tanpa memperhatikan kandungan gizinya.

Tapi tenang aja! Kalo kamu bingung soal tips buka puasa biar berat badan gak naik, MPN Indonesia sudah rangkum informasinya dari seorang legenda binaraga Indonesia, Ade Rai.

Melalui unggahannya di TikTok, Ade Rai membagikan tips menu buka puasa untuk mencegah lonjakan gula darah dan menghentikan rasa lapar berlebih.

“Resep buka puasa agar tidak terjadi lonjakan gula darah yang membuat saat buka kamu jadi tidak mengenal rasa kenyang,” ujar Ade Rai, dikutip MPN Indonesia dari TikTok @aderai_ofc. 

Jangan Langsung Lahap Makanan Manis

Ade Rai menyarankan agar berbuka tidak dimulai dengan makanan manis, melainkan dengan makanan yang mengandung protein, lemak, atau karbohidrat berserat.

Menurutnya, mengonsumsi makanan manis saat berbuka dapat menyebabkan lonjakan gula darah signifikan yang kemudian turun drastis dan menimbulkan rasa lapar berlebih.

“Ingat prinsipnya, tidak buka dengan yang manis-manis, tapi buka dengan yang ‘asin’ yang biasanya berasal dari protein, lemak, atau karbo yang berserat,” ungkap Ade.

Dengan menerapkan strategi ini, seseorang dapat menghindari rasa lapar berlebihan setelah berbuka puasa.

Contoh Menu Sehat untuk Berbuka

Sebagai contoh menu buka puasa, Ade Rai merekomendasikan konsumsi telur dan kopi sebagai pilihan awal.

Ia sendiri biasanya memulai dengan tiga kuning telur dan tujuh putih telur, yang dikombinasikan dengan kopi piccolo yang hanya dicampur dengan susu full cream atau susu almond.

Baca Juga:  Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 2025 pada 1 Maret dan Lebaran 30 Maret

“Saya tadi memulai dengan kopi piccolo. Jadi, kopi hanya dengan susu full cream. Kalau bisa pakai susu almond, jangan pakai oat milk atau skim milk karena karbonya tinggi. Jadi, protein dan karbonya tidak naik,” jelas Ade.

“Jadi, kopi dulu masuk, sama telur. Kalau teman-teman mau tambah pakai ikan, boleh. Saya pakai salmon. Ini ada air putih,” imbuhnya.

Setelah mengonsumsi makanan berprotein tinggi, baru bisa mengonsumsi makanan manis, seperti buah-buahan, sebagai makanan penutup.

“Strategi ini sederhana, buka pakai ini. Tapi nanti kalau mau makan buah manis di belakang, tidak masalah,” tegas Ade

“Ingat, bayangkan mulut kita masuk makanan pertama serat protein lalu karbohidrat, kecepatan gula naik ke dalam darah tidak terlalu cepat. Saat itu, teman-teman bisa menghentikan rasa keinginan makan berlebihan,” pungkasnya. 

(ADN/NID/RAD)

Trending