Connect with us

Politik

Pemerintah Targetkan 82,9 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis, Siapkan Anggaran hingga Rp171 Triliun

Pemerintah terus menggenjot implementasi program MBG dengan target menjangkau 82,9 juta penerima manfaat.

Actress 1299250

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 22t075600.263
Pemerintah Targetkan 82,9 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis | Gambar: Sekretariat Negara

MPN Indonesia 22 Maret 2025 - Pemerintah terus menggenjot implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan target menjangkau 82,9 juta penerima manfaat.

Target ini mengalami kenaikan setelah sebelumnya pemerintah hanya mematok 17,9 juta orang penerima manfaat.

“Negara hadir melalui APBN #UangKita untuk meningkatkan target penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG) dari 17,9 juta orang menjadi 82,9 juta orang,” demikian pernyataan resmi Kementerian Keuangan, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @kemenkeu.prime.

Anggaran Membengkak dari Rp71 Triliun jadi Rp171 Triliun

Selain menambah target jumlah penerima manfaat, pemerintah juga menambah alokasi anggaran. Diketahui, anggaran program MBG kini membengkak hingga Rp171 triliun dari sebelumnya Rp71 triliun.

Hingga 12 Maret 2025, realisasi anggaran program MBG telah mencapai Rp710,5 miliar dengan lebih dari 2 juta penerima manfaat.

Pemerintah juga terus memperluas cakupan program melalui pengembangan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah.

“Sebanyak 726 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG)/dapur umum lokal telah beroperasi untuk menyalurkan MBG,” ujar Kemenkeu.

Cakupan Penerima Manfaat

Program MBG yang telah menjangkau lebih dari 2 juta penerima manfaat mayoritas diterima oleh anak-anak SD, dengan total 912.023 orang.

Sementara itu, anak-anak praSD yang telah menerima MBG ada 111.127 orang, siswa SMP/MTS sebanyak 578.465 orang dan 424.145 siswa SMA/MA/SMK.

Selain anak sekolah, program ini juga mencakup kelompok lainnya, seperti 10.681 santri pondok pesantren, 4.548 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), serta 7.811 balita.

Kelompok ibu hamil dan menyusui juga menjadi sasaran, dengan 1.835 ibu hamil dan 2.613 ibu menyusui telah menerima manfaat program ini.

Baca Juga:  Heboh Surat Perjanjian MBG, Orang Tua Tak Boleh Tuntut jika Anak Keracunan

(AKM/NID/RAD)

Trending