Connect with us

Politik

Wapres Gibran Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo, Sampaikan Permintaan Maaf

Wapres Gibran menjenguk korban keracunan MBG di Karo dan meminta maaf atas nama pemerintah.

Logompn

Published

on

Wapres Gibran Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo, Sampaikan Permintaan Maaf
Wapres Gibran Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo, Sampaikan Permintaan Maaf. Gambar: Dok. Wapres RI

MPN Indonesia 12 September 2026 - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Jumat (11/9).

Ia menjenguk anak-anak yang menjalani perawatan akibat dugaan keracunan dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis.

Kunjungan dilakukan setelah Wapres meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Gibran Rakabuming Raka juga menyampaikan permintaan maaf atas nama pemerintah.

“Atas nama pemerintah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Gibran, dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Wakil Presiden RI, Sabtu (12/9).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi para siswa yang dirawat sekaligus memastikan kebutuhan penanganan medis mereka terpenuhi.

Wapres juga menegaskan kesehatan anak menjadi perhatian agar mereka dapat kembali bersekolah dan menjalani aktivitas sehari-hari.

“Saya hadir di sini, kemarin saya dari Kalimantan baru mendarat tengah malam, karena saya sangat menyadari kesehatan anak-anak sangat penting. Dan saya akan berusaha semaksimal mungkin agar penanganan anak-anak bisa maksimal sehingga anak-anak bisa kembali pulih,” ujar Gibran.

Tinjau Korban Keracunan di Dua Rumah Sakit

RS Efarina Etaham merawat 21 siswa, dengan rincian 12 siswa menjalani rawat inap dan sembilan siswa mendapat penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Sementara itu, RSU Amanda Berastagi merawat tiga siswi.

Gibran didampingi Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution saat meninjau kondisi para pasien.

Ia juga berdialog dengan keluarga korban mengenai kebutuhan penanganan medis lanjutan.

Saat bertemu keluarga pasien, Gibran menawarkan rujukan pengobatan ke Medan maupun Jakarta bagi siswa yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Salah satu keluarga menyatakan bersedia menerima tawaran tersebut.

Baca Juga:  Sebelum Dicopot dari Kepala BGN, Dadan Hindayana Sempat Berencana Buat MBG di Saudi

“Saya akan dibawa ke Jakarta untuk berobat. Nanti malam biar dia istirahat dulu di Medan, jadi besok pagi berangkat ke Jakarta,” ujar ibu Febiola Purba, Elvin Sitanggang.

Keluarga berharap pengobatan lanjutan dapat membantu proses pemulihan kondisi anak mereka.

“Harapan saya anak saya pulih sepenuhnya, jadi biar ingatannya kembali lagi lah seperti dulu. Karena anak saya ini, guru-gurunya ada di sini boleh ditanya, anak saya ini juara satu mulai dari kelas 1. Jadi kan dia pun tinggi cita-citanya,” ujar Elvin.

Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi

Selain meninjau pasien, Gibran menyampaikan program makan bergizi gratis sebagai salah satu program Presiden Prabowo Subianto terus dievaluasi.

Menurutnya, masukan masyarakat akan menjadi bagian dari proses evaluasi pelaksanaan program tersebut.

“Hal ini sedang dievaluasi oleh Kepala BGN (Badan Gizi Nasional). Tapi semua keluhan serta masukan Bapak Ibu akan saya sampaikan kepada pimpinan tertinggi untuk mendapat tindak lanjut,” imbuh Gibran.

Setelah mengunjungi ruang perawatan, Wapres menemui masyarakat di lobi rumah sakit.

Ia menerima berbagai aspirasi yang disampaikan keluarga pasien, termasuk kebutuhan obat dan permintaan penanganan lanjutan.

Seorang ibu menceritakan kondisi anaknya yang sebelumnya juga pernah mengalami keracunan makanan.

“Anak saya dirawat tanggal 13 (Agustus) pulang 16 (Agustus). Sekarang kelas 3 (SMA) tahun depan sudah kuliah. Sekarang masih suka mual, masih suka kambuh-kambuh,” cerita seorang ibu.

Menanggapi keluhan tersebut, Gibran Rakabuming Raka memastikan seluruh kebutuhan yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai kondisi masing-masing pasien.

“Tadi saya datangi satu-satu Bapak, Ibu, semuanya. Keluhannya apa, butuh obat apa, atau butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, sedang kami penuhi semua sesuai izin dari orang tua. Kami pastikan anak-anak bisa sehat dan bersekolah kembali,” ujar Gibran.

Baca Juga:  Natalius Pigai Sebut Keracunan MBG Bukan Pelanggaran HAM: Bisa Saja karena Human Error

 (AKM/NID/RAD)

Trending