Connect with us

Lifestyle

Tanda-Tanda Lailatul Qadar dan Amalan yang Bisa Dilakukan di 10 Malam Terakhir Ramadan

Raih keberkahan malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan dengan kenali tanda-tandanya.

Logompn

Published

on

Tanda tanda lailatul qadar dan amalan yang bisa dilakukan di 10 malam terakhir ramadan
Malam Lailatul Qadar adalah malam penuh kemuliaan yang diyakini lebih baik dari seribu bulan, kenali tanda-tanyanya. Gambar : unsplash.com/Simon Infanger

MPN Indonesia 24 Maret 2025 - Malam Lailatul Qadar merupakan malam istimewa dalam bulan Ramadan yang dipercaya umat Islam sebagai malam penuh kemuliaan, lebih baik dari seribu bulan. Malam ini diyakini sebagai saat ketika Al-Qur’an diturunkan dan segala doa serta permohonan diijabah oleh Allah SWT. 

Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, doa, dan amal kebaikan, khususnya dalam sepuluh malam terakhir Ramadan, guna memperoleh keberkahan dari malam tersebut.

Malam Lailatul Qadar diyakini jatuh pada salah satu malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan, seperti malam ke-21, ke-23, ke-25, ke-27, atau ke-29. Meskipun tanggal pastinya tidak diketahui, umat Islam diberikan beberapa tanda untuk mengenalinya dan disarankan menghidupkan seluruh malam tersebut dengan ibadah.

KH. Abdul Muiz Ali, Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat, menyebut bahwa malam ini biasanya terjadi saat cuaca cerah, tidak panas dan tidak hujan, serta memberikan ketenangan bagi yang beribadah.

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia dari darulhijrah.ponpes.id pada Senin (24/3), ada berbagai amalan yang dianjurkan untuk dilakukan dalam upaya mencari malam Lailatul Qadar. Ust. H. Antung Tamin Rahman menyampaikan bahwa selain shalat tarawih, ibadah yang perlu diperbanyak adalah:

Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar Berdasarkan Hadis

1. Matahari Terbit Tanpa Sinar Menyilaukan

Salah satu ciri utama malam Lailatul Qadar adalah terbitnya matahari pada pagi hari dengan cahaya putih yang tidak memancarkan sinar menyilaukan ke segala penjuru.

Baca Juga:  Kimberly Ryder Ungkap Sosok Spesial di Ramadan, Selalu Ingatkan Sahur dan Salat

Tanda ini disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ubay bin Ka’ab dalam Shahih Muslim, yang menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam ke-27 dari Ramadan dan cirinya adalah matahari terbit tanpa pancaran sinar terang.

2. Cuaca Tidak Panas dan Tidak Dingin

Hadis yang diriwayatkan oleh Ath-Thoyalisi dan Al-Baihaqi dalam kitab Syu’abul Iman menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam yang tidak panas dan tidak dingin. 

Suasana malam terasa nyaman dan damai, memberikan ketenangan untuk melaksanakan ibadah.

3. Matahari Terbit dengan Cahaya Lemah Kemerahan

Masih dalam hadis yang sama, disebutkan pula bahwa pada pagi hari setelah malam Lailatul Qadar, matahari terbit dalam kondisi bersinar lemah dan tampak kemerah-merahan. Ini menjadi salah satu indikator tambahan yang menandai keistimewaan malam tersebut.

4. Tidak Ada Hujan dan Langit Cerah

Menurut penjelasan KH. Abdul Muiz Ali, malam Lailatul Qadar biasanya tidak diiringi hujan. 

Langit pada malam tersebut cerah dan kondisi cuaca mendukung pelaksanaan ibadah malam hari. Ia menambahkan bahwa seseorang yang mendapatkan malam tersebut akan merasa tenang dalam ibadah, dengan suasana yang tidak panas dan tidak hujan.

5. Hati Merasa Tenang dan Damai

Selain ciri-ciri fisik, malam Lailatul Qadar juga ditandai dengan suasana batin yang tenang. Ust. H. Antung Tamin Rahman menyampaikan bahwa pada malam tersebut, hati orang yang beribadah akan merasakan kedamaian dan ketenteraman yang tidak biasa, mendorong semangat untuk lebih khusyuk dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Amalan yang Dianjurkan di 10 Malam Terakhir Ramadan

1. Shalat Tarawih dan Shalat Malam (Qiyamul Lail)

Melaksanakan shalat tarawih dan qiyamul lail secara rutin merupakan ibadah utama di malam-malam terakhir Ramadan. Shalat ini dianjurkan untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga:  Zakat Mal Adalah Zakat atas Kekayaan, Berikut Jenis, Syarat, dan Cara Membayarnya

2. Membaca dan Mentadaburi Al-Qur’an

Tadarus atau membaca Al-Qur’an dengan penghayatan dianjurkan selama sepuluh malam terakhir Ramadan. Hal ini sebagai bentuk meneladani malam turunnya wahyu dan menghidupkan malam dengan bacaan yang penuh keberkahan.

3. Berzikir dan Memperbanyak Doa

Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan doa, khususnya doa memohon ampunan seperti: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.” Doa dan dzikir ini bertujuan untuk memperkuat ketakwaan dan memohon rahmat-Nya.

4. Memperbanyak Istighfar

Istighfar menjadi amalan yang penting dalam memperbaiki diri dan memohon pengampunan atas dosa-dosa. Pada malam-malam akhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak istighfar sebagai bentuk introspeksi diri.

5. Sedekah dan Amal Kebaikan

Memberikan sedekah, membantu sesama, dan melakukan perbuatan baik lainnya merupakan bentuk ibadah sosial yang sangat dianjurkan. Ini merupakan bagian dari memperbanyak amal di malam-malam yang penuh keberkahan.

6. Muhasabah dan Introspeksi Diri

Menggunakan waktu malam untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri sangat dianjurkan. Hal ini penting untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia, serta menyusun tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah Ramadan.

Pentingnya Kesungguhan dan Keikhlasan

Kesungguhan dan keikhlasan dalam beribadah menjadi kunci utama dalam mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar. 

Umat Islam yang bersungguh-sungguh memanfaatkan sepuluh malam terakhir bulan Ramadan memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh keutamaannya. Oleh karena itu, dianjurkan untuk tidak melewatkan satu malam pun selama periode ini.

Malam Lailatul Qadar diyakini sebagai waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki kualitas spiritual seseorang. 

Keberkahan yang terkandung di dalamnya menjadikannya sebagai kesempatan emas untuk memperoleh ampunan dan rahmat yang berlimpah dari Allah SWT.

Baca Juga:  Ratusan Anak di Masjid Baitussalam Bogor Antusias Jalani Ibadah Malam Ramadan berkat Program STAM-SEDH

Dengan memahami tanda-tanda malam Lailatul Qadar serta mengamalkan ibadah-ibadah yang dianjurkan selama bulan Ramadan, umat Islam dapat memaksimalkan upaya mereka dalam meraih keutamaan malam yang penuh berkah ini.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending