Lifestyle
Pola Makan Yang Harus Diperhatikan Selama Berpuasa bagi Penderita Diabetes
Penderita Diabetes perlu memperhatikan pola makan selama Puasa agar kadar gula darah tetap stabil.
MPN Indonesia 24 Maret 2025 - Pola Makan menjadi tantangan tersendiri bagi penderita diabetes, terutama dalam menjaga kestabilan kadar gula darah.
Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman dalam jangka waktu tertentu, yang dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi diabetes.
Oleh karena itu, penting bagi penderita diabetes untuk memperhatikan pola makan selama berpuasa dengan memilih jenis makanan yang tepat serta mengatur jadwal makan secara seimbang.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono memberikan rekomendasi mengenai pola konsumsi karbohidrat selama bulan Ramadan.
Dante Saksono menekankan pentingnya memilih jenis karbohidrat yang sesuai untuk sahur dan berbuka agar tubuh tetap bertenaga dan kadar gula darah stabil.
“Jadi kalau buka puasa, saya anjurkan dengan menggunakan karbohidrat simpleks yang gampang dicerna, kalau sahur saya anjurkan dengan menggunakan karbohidrat kompleks atau yang yang lambat dicerna misalnya roti, nasi, ubi itu sumber karbohidrat yang pencernaannya lambat ini akan menyimpan dan merilis gula darah pelan-pelan di dalam darah supaya tidak drop itu yang harus dilakukan untuk perbedaan antara pola makan ketika sahur dan ketika buka puasa,” kata Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @kemenkes_ri pada Senin (24/3).
Jenis Makanan yang Dianjurkan
Pemilihan makanan yang tepat sangat berpengaruh terhadap Kesehatan Fisik penderita diabetes selama puasa. Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia dari live Instagram @kemenkes_ri dengan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, berikut beberapa jenis makanan yang disarankan.
1. Makanan dengan Serat Tinggi
Makanan kaya serat, seperti sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian, membantu mengontrol kadar gula darah.
Selain itu, serat juga mendukung kesehatan pencernaan dan memperlambat penyerapan glukosa dalam darah.
2. Makanan Berprotein Tinggi
Protein membantu menjaga rasa kenyang lebih lama serta mengontrol kadar gula darah.
Sumber protein yang baik bagi penderita diabetes meliputi daging tanpa lemak, ikan, telur, dan kacang-kacangan.
3. Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat kompleks lebih lambat dicerna dibandingkan karbohidrat sederhana, sehingga tidak menyebabkan lonjakan drastis kadar gula darah.
Contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks antara lain roti gandum, nasi merah, kentang, dan ubi jalar.
4. Makanan Rendah Lemak
Makanan rendah lemak, seperti ikan, ayam tanpa kulit, dan kacang-kacangan, membantu menjaga kesehatan jantung serta mengontrol kadar kolesterol.
Lemak sehat dari sumber seperti alpukat dan minyak zaitun juga dapat dikonsumsi dalam jumlah terbatas.
5. Minuman Rendah Gula
Selama puasa, penting untuk menghindari minuman manis dan berkarbonasi. Sebagai gantinya, konsumsi air putih, teh tanpa gula, atau infused water untuk menjaga hidrasi tanpa meningkatkan kadar gula darah.
6. Makanan yang Diolah dengan Cara Sehat
Cara pengolahan makanan juga berpengaruh terhadap Kesehatan Fisik penderita diabetes. Memilih makanan yang dipanggang, direbus, atau dikukus lebih baik daripada makanan yang digoreng, karena mengurangi asupan lemak dan kalori berlebih.
Makanan yang Perlu Dihindari
Beberapa jenis makanan sebaiknya dibatasi atau dihindari selama puasa untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil, antara lain:
- Makanan dengan kadar gula tinggi, seperti kue manis, permen, dan es krim.
- Makanan cepat saji dan gorengan yang tinggi lemak serta kalori.
- Minuman dengan kadar gula tinggi, seperti soda dan sirup manis.
Pengaturan Jadwal dan Porsi Makan
Selain memperhatikan jenis makanan, penderita diabetes juga perlu mengatur jadwal dan porsi makan agar kadar gula darah tetap terkendali. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
- Hindari makan dalam porsi besar sekaligus. Sebaiknya konsumsi makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.
- Berbuka dengan makanan ringan terlebih dahulu. Mulailah dengan makanan yang mudah dicerna, seperti kurma dalam jumlah terbatas dan air putih, sebelum makan besar.
- Pastikan sahur mengandung nutrisi lengkap. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat agar energi bertahan lebih lama.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
