Connect with us

Lifestyle

Meriahkan Ramadan! Ornamen Ketupat dan Lampion LED Laris Manis di Asemka

Pasar Asemka dipadati warga berburu pernak-pernik Ramadan dan Lebaran. Ornamen ketupat gantung dan lampion LED jadi favorit, mencerminkan semarak Idulfitri 2025.

Profile Nida MPN Indonesia

Published

on

Meriahkan ramadan! ornamen ketupat dan lampion led laris manis di asemka
Penjualan Pernak-Pernik Ramadan 2025 di Pasar Asemka, Jakarta Barat. Gambar : MPN Indonesia/Nida

MPN Indonesia 25 Maret 2025 - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H yang diperkirakan jatuh pada 31 Maret 2025, semarak Ramadan semakin terasa di berbagai sudut kota Jakarta.

Salah satunya Pasar Asemka, Jakarta Barat, yang dipenuhi warga memburu pernak-pernik khas Ramadan dan Lebaran.

Ornamen ketupat gantung dan lampion LED bertema Islami menjadi dua dari sekian banyak produk yang paling diminati tahun ini.

Berdasarkan pantauan MPN Indonesia pada Senin (24/3), mereka datang dari berbagai wilayah untuk belanja hiasan rumah, hampers Lebaran, dan aneka aksesoris khas bulan suci.

Pernak-pernik seperti ornamen ketupat, lampion LED, stiker ucapan Idulfitri, serta kemasan hampers menjadi primadona yang cepat habis terjual.

Tidak hanya digunakan untuk dekorasi rumah pribadi, produk-produk ini juga dimanfaatkan untuk mempercantik toko, kantor, bahkan kamar anak-anak.

Tingginya minat masyarakat terhadap aksesoris ini menjadi cerminan antusiasme menyambut Ramadan dan Idulfitri yang penuh suka cita.

Lonjakan Permintaan Dekorasi Ramadan di Asemka

Fenomena peningkatan minat terhadap dekorasi Ramadan sudah terasa sejak awal bulan suci.

Para pedagang di Asemka mengakui bahwa lonjakan permintaan terjadi lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Mereka juga menyiapkan stok dalam jumlah lebih banyak guna mengantisipasi membludaknya permintaan menjelang puncak belanja Lebaran.

“Tahun ini yang paling laris itu ornamen ketupat gantung, lampion LED dengan motif Islami, dan stiker ucapan Idulfitri. Banyak juga yang cari hampers Lebaran dengan kemasan unik buat bingkisan keluarga atau rekan kerja,” ujar Lina, kepada MPN Indonesia di Pasar Asemka, Jakarta Barat, pada Senin (24/3).

Baca Juga:  Mudik Gratis Kemenhub Resmi Dibuka, Simak Cara Daftarnya!

Rizky, pedagang lainnya, menyampaikan hal serupa.

“Sekarang pembeli suka yang estetik dan kekinian, misalnya dekorasi dengan warna pastel, kaligrafi minimalis, dan lampion LED berbentuk masjid. Produk DIY (do-it-yourself) juga mulai diminati, seperti kartu ucapan dan hiasan gantung yang bisa dirakit sendiri,” katanya.

Untuk harga, para pedagang menawarkan rentang yang cukup bervariasi.

Ornamen ketupat dijual mulai Rp10.000 hingga Rp25.000, tergantung ukuran dan bahan.

Sementara lampion LED dibanderol antara Rp65.000 sampai Rp75.000 per buah. Stiker ucapan Idulfitri dijual sekitar Rp25.000.

Produk hampers menjadi barang bernilai tinggi dengan harga mulai dari Rp300.000 hingga Rp500.000.

Kemasan unik hampers juga diburu, dihargai antara Rp50.000 hingga Rp100.000.

Meski ada kenaikan harga sekitar 10-15% tahun ini akibat meningkatnya harga bahan baku seperti akrilik dan LED, para pembeli tetap antusias.

Para pedagang pun tetap menyediakan pilihan harga terjangkau agar semua kalangan bisa ikut merayakan Ramadan dengan meriah.

Strategi Dagang: Jualan Online dan Produk Inovatif

Guna mengimbangi tren belanja masyarakat yang kini juga bergeser ke platform digital, sebagian besar pedagang Asemka turut memanfaatkan penjualan daring.

Mereka memasarkan produk melalui media sosial dan e-commerce untuk menjangkau konsumen yang tidak sempat datang langsung ke pasar.

“Kami stok barang lebih banyak sejak awal Ramadan dan tambah tenaga jualan. Selain itu, kami juga jual online buat pelanggan yang nggak sempat datang langsung ke toko,” ujar Lina.

Tak hanya sekadar menjual barang konvensional, para pedagang kini juga memperhatikan selera estetika konsumen.

Lampion dengan desain modern, ornamen berwarna pastel, serta kemasan hampers dengan sentuhan artistik jadi unggulan.

Konsumen muda dan keluarga muda adalah segmen pasar yang dianggap sangat potensial.

Baca Juga:  Prabowo Ucapkan Ramadan Mubarak saat Dikawal Jet F16 di Langit Yordania

Antusiasme Pembeli: Dekorasi untuk Rumah, Toko, hingga Bingkisan

Tak hanya para pedagang, para pembeli pun terlihat antusias dan senang menemukan barang barang yang dicarinya.

Salah satu pembeli, Siti, mengatakan bahwa ia datang ke Asemka untuk memperindah suasana rumah selama Ramadan.

“Saya beli ini buat dekorasi rumah biar suasana Ramadan lebih terasa, terutama buat anak-anak supaya mereka lebih semangat. Selain itu, ada juga yang buat hampers Lebaran untuk keluarga dan teman. Jadi lebih spesial aja rasanya,” ujarnya.

Rena, seorang ibu rumah tangga lainnya, mengungkapkan bahwa suasana Ramadan kini tak lengkap tanpa dekorasi.

“Saya beli ini buat dekorasi rumah, biar suasana Ramadan lebih terasa dan anak-anak makin semangat ibadah,” tuturnya.

Tak sedikit pula pembeli yang datang dengan tujuan memperindah toko atau tempat usaha mereka.

Pasar Asemka: Ikon Perdagangan Musiman Ramadan

Pasar Asemka sudah sejak lama menjadi pusat perdagangan tradisional terbesar di Jakarta Barat.

Beragam jenis produk dijual di pasar ini, mulai dari mainan, alat tulis, perhiasan imitasi, hingga pernak-pernik musiman.

Momen Ramadan dan Lebaran selalu menjadi puncak aktivitas ekonomi di kawasan ini.

Setiap tahunnya, jumlah pengunjung meningkat drastis ketika Ramadan tiba. Harga grosir yang lebih terjangkau dibanding pusat perbelanjaan modern menjadi daya tarik utama.

Selain itu, kelengkapan barang dan suasana tradisional membuat Pasar Asemka tetap relevan di tengah gempuran toko online.

(ADN/NID/RAD)

Trending