Connect with us

Politik

Thaksin Shinawatra Resmi Terpilih sebagai Anggota Dewan Penasihat Danantara

Mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra ditunjuk sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 25t154733.913
Thaksin Shinawatra ditunjuk jadi anggota Dewan Penasihat Danantara | Gambar: Ig/@thaksinlive

MPN Indonesia 25 Maret 2025 - Mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara (Daya Anagara Nusantara) Indonesia.

Penunjukan ini dilakukan setelah ia kembali tampil di ranah kebijakan publik usai bertahun-tahun berada dalam pengasingan sejak kudeta militer yang terjadi pada 2006.

Pengangkatan Taksin diumumkan langsung oleh CEO Danantara, Rosan Roeslani di Menara CIMB Niaga.

Riwayat Politik Thaksin Shinawatra

Dikutip MPN Indonesia dari Bloomberg, Thaksin Shinawatra menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand dari tahun 2001 hingga 2006.

Ia merupakan pemimpin sipil pertama dalam sejarah modern Thailand yang menyelesaikan masa jabatan secara penuh.

Ia mendirikan Partai Thai Rak Thai (TRT), yang berhasil memenangkan pemilu dengan dukungan luas melalui kampanye berbasis program populis.

Di bawah kepemimpinannya, kebijakan ekonomi Thailand mengalami perubahan signifikan.

Produk Domestik Bruto (PDB) Thailand naik dari 4,9 triliun baht menjadi 7,1 triliun baht dalam periode lima tahun.

Kebijakan-kebijakan yang dijalankan termasuk program kredit bagi petani, layanan kesehatan gratis, serta investasi besar di sektor infrastruktur dan telekomunikasi.

Kebijakan yang Kontroversial

Selama masa jabatannya, Thaksin menerapkan sejumlah kebijakan pemerintah yang mendapat perhatian luas.

Beberapa kebijakannya, seperti pendekatan tegas terhadap pemberantasan narkotika dan penanganan konflik di Thailand selatan, dikritik oleh berbagai kelompok hak asasi manusia.

Pada 2006, militer Thailand melakukan kudeta yang menggulingkan pemerintahan Thaksin. Ia dituduh melakukan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, yang kemudian memicu serangkaian proses hukum terhadap dirinya.

Setelah peristiwa tersebut, Thaksin menjalani kehidupan di luar negeri dalam status pengasingan.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Buntut Kasus Ibu Hamil Meninggal, Wagub Papua Barat Wajibkan Layani Pasien Kritis

Trending