Connect with us

Lifestyle

Pedagang di Asemka Raup Untung Besar dari Lonjakan Permintaan Pernak-Pernik Lebaran

Pedagang di Pasar Asemka nikmati lonjakan penjualan pernak-pernik Lebaran 2025, dari parcel hingga dekorasi, seiring meningkatnya permintaan jelang Idulfitri.

Profile Nida MPN Indonesia

Published

on

Pedagang di asemka raup untung besar dari lonjakan permintaan pernak pernik lebaran
Pedagang di Asemka Raup Untung Besar dari Lonjakan Permintaan Pernak-Pernik Lebaran. Gambar : MPN Indonesia/Nida

MPN Indonesia 28 Maret 2025 - Mendekati Hari Raya Idulfitri 1446 H, para pedagang pernak-pernik di kawasan Asemka, Jakarta Barat, tengah menikmati keuntungan besar berkat lonjakan permintaan masyarakat akan dekorasi khas Ramadan dan Lebaran.

Dalam beberapa pekan terakhir, penjualan aksesori seperti ornamen ketupat, lampion LED, hingga hampers Lebaran meningkat tajam, memberikan berkah tersendiri bagi para pelaku usaha lokal.

“Alhamdulillah, tahun ini penjualan meningkat cukup signifikan. Ornamen ketupat gantung dan lampion LED dengan motif Islami jadi yang paling laris. Banyak juga pelanggan yang cari hampers Lebaran dengan kemasan unik buat keluarga atau rekan kerja,” ujar Lina, pedagang pernak-pernik di Asemka, kepada MPN Indonesia, pada Senin (24/3).

Lina mengungkapkan, permintaan yang tinggi memicu strategi penjualan baru.

Ia menambah stok sejak awal Ramadan, memperluas penjualan secara daring, serta menambah tenaga kerja musiman untuk melayani lonjakan pembeli.

“Kami juga sediakan pilihan harga yang beragam supaya semua kalangan bisa beli,” tambahnya.

Permintaan Meroket, Pedagang Optimis Raup Untung Lebih

Menurut pantauan MPN Indonesia di lapangan, harga ornamen di Asemka cukup bervariasi.

Ornamen ketupat dijual mulai dari Rp10.000 hingga Rp25.000 tergantung ukuran, lampion LED dibanderol antara Rp65.000 hingga Rp75.000, sementara ucapan Idulfitri dijual sekitar Rp25.000.

Produk hampers Lebaran sendiri menjadi primadona dengan harga mulai dari Rp300.000 hingga Rp500.000 per set, sedangkan kemasan hampers dijual dalam kisaran Rp50.000 hingga Rp100.000.

Rizky, pedagang lain di lokasi yang sama, menyebutkan bahwa selain permintaan yang meningkat, gaya pernak-pernik yang dicari pembeli pun semakin beragam.

“Sekarang orang cari yang estetik dan kekinian. Warna pastel, kaligrafi minimalis, dan lampion berbentuk masjid paling diminati. Produk DIY seperti kartu ucapan dan hiasan rakitan juga mulai laku,” jelas Rizky.

Baca Juga:  10 Fakta Menarik Opor Ayam, Hidangan Wajib yang Selalu Hadir Saat Lebaran

Ia juga menambahkan bahwa tahun ini terdapat kenaikan harga sekitar 10-15 persen, terutama pada produk berbahan akrilik dan LED, akibat naiknya biaya bahan baku. Meski demikian, antusiasme pembeli tidak surut.

Antusiasme Pembeli Dorong Lonjakan Penjualan

Kehadiran pengunjung di Asemka yang terus meningkat sejak awal Ramadan turut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut Lebaran dengan suasana yang semarak.

Tak hanya untuk menghias rumah, banyak dari mereka membeli pernak-pernik sebagai pelengkap hampers atau dekorasi toko.

“Saya beli ini buat dekorasi rumah biar suasana Ramadan lebih terasa, terutama buat anak-anak supaya mereka lebih semangat,” ujar Siti, salah satu pengunjung yang ditemui saat berbelanja.

Sementara itu, Dian, pembeli lainnya, mengaku membeli beberapa dekorasi untuk menghias hampers yang akan diberikan ke keluarga dan teman-temannya.

“Ini buat hampers Lebaran, biar lebih cantik dan berkesan waktu dikasih ke keluarga dan teman-teman,” ujarnya.

Lonjakan permintaan ini pun membawa optimisme tersendiri bagi para pedagang. Mereka berharap tren positif ini terus berlanjut hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.

Dengan kesiapan stok dan strategi penjualan yang adaptif, para pedagang Asemka optimis dapat meraih keuntungan yang lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

(ADN/NID/RAD)

Trending