Connect with us

Politik

Ingin Evakuasi Warga Gaza, Prabowo: Kami Siap Kirim Pesawat untuk Angkut Mereka

Prabowo menyatakan siap mengirim pesawat untuk mengevakuasi lebih dari 1.000 warga Gaza ke Indonesia.

Actress 1299250

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 10t092539.223
Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (9/4) | Gambar: BPMI Setpres

MPN Indonesia 10 April 2025 - Presiden Prabowo Subianto menyatakan rencana evakuasi warga Gaza, Palestina ke Indonesia. Inisiatif ini dirancang sebagai respons terhadap peristiwa kemanusiaan di wilayah tersebut.

Prabowo mengungkapkan Indonesia siap mengirim pesawat untuk mengangkut warga Gaza, di mana gelombang pertama diperkirakan bisa mencapai 1.000 orang.

“Kami siap akan kirim pesawat-pesawat untuk angkut mereka. Kami perkirakan jumlahnya 1.000 untuk gelombang pertama,” ujar Prabowo saat jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (9/10), dikutip MPN Indonesia dari YouTube Sekretariat Presiden.

Tunggu Persetujuan Negara-Negara Lain

Prabowo menegaskan bahwa pelaksanaan evakuasi warga Gaza bergantung pada persetujuan semua pihak, termasuk negara-negara yang selama ini mendukung rakyat Palestina.

Saat ini Prabowo tengah lawatan ke lima negara Timur Tengah, yakni Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania untuk meminta persetujuan dan dukungan atas rencananya.

Ia menyampaikan bahwa pengungsian ini bersifat sementara dan warga yang dievakuasi akan dipulangkan kembali setelah kondisi Gaza memungkinkan.

“Mereka di sini hanya sementara sampai pulih kembali, dan pada saat pulih dan sehat kembali, kondisi Gaza sudah memungkinkan, mereka harus kembali ke daerah mereka berasal. Saya kira itu sikap Pemerintah Indonesia,” ujar Prabowo.

Respons Terhadap Permintaan Internasional

Prabowo menyebut rencana ini merupakan bagian dari tindak lanjut atas permintaan komunitas internasional yang mengharapkan Indonesia mengambil peran lebih besar dalam penyelesaian konflik di Gaza.

Indonesia dianggap memiliki posisi strategis karena tidak masuk dalam blok mana pun, sehingga bisa diterima oleh semua negara.

“Indonesia dianggap bisa diterima oleh semua pihak yang bertikai. Saya kira, posisi ini membuat kita memang memiliki tanggung jawab, karena itu saya sampaikan bahwa Indonesia siap bila diminta oleh semua pihak untuk berperan,” jelasnya.

Baca Juga:  Profil IGK Manila, Eks Manajer Timnas Indonesia dan Persija yang Meninggal di Usia 87 Tahun

Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza

Selain rencana evakuasi, Indonesia juga telah mengirimkan berbagai bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Bantuan tersebut mencakup makanan, alat kesehatan, obat-obatan, pakaian, dan air bersih, yang disalurkan melalui Mesir atau melalui operasi udara bersama Angkatan Udara Yordania.

Indonesia juga mengoperasikan kapal rumah sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat di pelabuhan El Arish untuk melayani warga Gaza.

Lebih lanjut, tim dokter dan tenaga kesehatan dari TNI juga ditempatkan di rumah sakit lapangan milik UEA di Rafah dan di rumah sakit terapung di El Arish Mesir.

Personel medis ini berasal dari tiga matra TNI dan bertugas memberikan layanan medis kepada warga Gaza yang terdampak oleh konflik.

(AKM/NID/RAD)

Trending