Connect with us

Teknologi

Apa Itu GeoSpy? AI yang Bisa Lacak Lokasi Foto Tanpa GPS

GeoSpy adalah teknologi berbasis AI untuk mengidentifikasi lokasi foto tanpa bergantung pada GPS.

Adinda

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 16t094647.575
GeoSpy, AI Pelacak Lokasi Foto Tanpa GPS | Gambar: GeoSpy

MPN Indonesia 16 April 2025 - GeoSpy adalah sebuah teknologi berbasis artificial intelligence (AI) yang dikembangkan untuk mengidentifikasi lokasi geografis dari foto tanpa bergantung pada informasi GPS.

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi GeoSpy, alat ini diluncurkan oleh Graylark Technologies dan “ditujukan untuk organisasi pemerintah dan perusahaan yang memenuhi syarat”.

Namun, sejak peluncurannya, teknologi ini juga mulai digunakan oleh jurnalis investigasi dan masyarakat umum.

GeoSpy berfungsi dengan menganalisis elemen visual dalam gambar seperti arsitektur, vegetasi, dan penanda geografis lainnya untuk menentukan lokasi pengambilan foto.

Cara Kerja GeoSpy

GeoSpy memanfaatkan algoritma pembelajaran mesin canggih untuk mengenali berbagai ciri geografis dalam waktu singkat. Alat ini telah diuji dengan jutaan gambar dari seluruh dunia.

Menurut laporan dari Malwarebytes Labs, sistem GeoSpy mampu mengidentifikasi gaya arsitektur, kontur tanah, serta hubungan spasial yang khas dari suatu tempat.

Meskipun gambar yang diunggah di media sosial biasanya tidak mengandung metadata seperti koordinat GPS karena telah dihapus oleh platform, GeoSpy tetap dapat mengidentifikasi lokasi melalui analisis visual.

Hal ini memungkinkan siapa pun, termasuk mereka yang tidak memiliki latar belakang teknologi, untuk menggunakan GeoSpy dalam menelusuri lokasi dari foto yang dipublikasikan secara daring.

Elemen yang Digunakan untuk Menentukan Lokasi

Dikutip MPN Indonesia dari Indonesia Artificial Intelligence Hub, GeoSpy menggunakan beberapa indikator utama dalam menentukan lokasi sebuah foto, di antaranya:

1. Tengara

Tengara atau landmark merupakan indikator penting dalam sistem geolokasi GeoSpy. Cakupan ini meliputi bangunan ikonik, monumen, serta fitur alam yang dikenal luas.

Baca Juga:  Salesforce Tawarkan Layanan AI untuk Customer Service tapi Tetap dengan Sentuhan Manusia

GeoSpy memiliki basis data berisi ribuan landmark yang telah diberi geotag, sehingga memudahkan proses pencocokan dengan elemen dalam foto yang dianalisis.

2. Pemandangan Jalanan

GeoSpy juga memperhatikan detail pada pemandangan jalan, seperti rambu lalu lintas, gaya desain bangunan, serta bentuk etalase toko.

Seluruh elemen ini memberikan informasi tambahan yang berguna untuk mempersempit lokasi geografis dari gambar yang sedang diteliti.

3. Vegetasi dan Medan

Jenis tanaman, keberadaan pegunungan, aliran air, serta kondisi cuaca dalam gambar menjadi bagian penting dari proses identifikasi.

Informasi lingkungan ini membantu dalam mengarahkan sistem ke area geografis tertentu, sehingga meningkatkan akurasi pelacakan.

4. Metadata

Walaupun GeoSpy tidak sepenuhnya mengandalkan metadata karena banyak platform menghapusnya, dalam kasus tertentu gambar yang dianalisis masih mengandung data lokasi yang bisa digunakan.

Metadata tersebut biasanya mencakup koordinat GPS dan informasi teknis lainnya. Namun, pengguna tetap perlu berhati-hati karena metadata bisa saja dimanipulasi.

(AKM/NID/RAD)

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending