Internasional
Trump Tawarkan Bantuan Militer ke Saudi Senilai Rp1.682 Triliun, Ada Apa?
Donald Trump dikabarkan tengah menyiapkan proposal bantuan militer senilai US$100 miliar untuk Arab Saudi.
MPN Indonesia 25 April 2025 - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dikabarkan tengah mempersiapkan proposal bantuan militer kepada Arab Saudi dengan nilai mencapai US$100 miliar, setara dengan Rp1.682 triliun.
Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia dari Reuters, informasi ini berasal dari enam sumber yang mengetahui peristiwa tersebut ketika Trump mengunjungi Saudi pada Mei lalu. Proposal tersebut dilaporkan masih dalam antrean untuk diumumkan secara resmi.
Respons terhadap Gagalnya Inisiatif Biden
Penawaran ini mencuat setelah pemerintahan Joe Biden sebelumnya gagal mencapai kesepakatan pertahanan dengan Riyadh.
Upaya Joe Biden termasuk memberikan akses lebih besar kepada Arab Saudi terhadap teknologi senjata canggih asal Amerika Serikat, dengan harapan mendorong negara tersebut menjalin normalisasi hubungan dengan Israel.
Strategi itu juga bertujuan menghalangi Arab Saudi membeli sistem persenjataan dari China dan membatasi pengaruh investasi Beijing di kawasan tersebut. Namun, pendekatan tersebut belum berhasil mengamankan kesepakatan strategis dengan Riyadh.
Langkah Baru Trump dalam Dinamika Politik Internasional
Kini, Donald Trump mencoba mengambil alih peluang tersebut dengan menawarkan bantuan militer bernilai besar kepada Riyadh.
Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia dari Reuters, detail proposal tersebut belum tersedia secara publik, dan baik Gedung Putih maupun pemerintah Arab Saudi belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan konfirmasi dari Reuters.
Seorang pejabat pertahanan Amerika Serikat, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan bahwa hubungan antara AS dan Arab Saudi berada dalam kondisi yang baik. Ia menegaskan bahwa kerja sama di bidang keamanan tetap menjadi pilar utama dalam kemitraan strategis antara kedua negara.
“Relasi pertahanan kami dengan Kerajaan Arab Saudi bahkan lebih kuat dari sebelumnya di bawah kepemimpinan Presiden Trump. Menjaga kerja sama keamanan masih menjadi komponen utama dari kemitraan kami dan kami akan melanjutkan upaya ini dengan Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan pertahanan mereka,” ujar pejabat tersebut.
Dukungan Industri Pertahanan AS
Selama masa jabatan pertamanya, Donald Trump menyambut baik penjualan senjata ke Arab Saudi, menyebutnya sebagai cara untuk menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.
Sejumlah perusahaan pertahanan terkemuka Amerika Serikat diperkirakan akan terlibat dalam penawaran ini.
Lockheed Martin Corp dilaporkan siap menyuplai sistem persenjataan, termasuk pesawat angkut militer C-130. Selain itu, perusahaan ini juga dikabarkan siap menyediakan rudal dan sistem radar untuk kebutuhan militer Saudi.
Seorang juru bicara Lockheed Martin menegaskan bahwa semua penjualan militer ke luar negeri dilakukan melalui mekanisme transaksi antar pemerintah.
Perusahaan pertahanan lainnya seperti RTX Corp (Raytheon Technologies), Boeing Co, Northrop Grumman Corp, dan General Atomics juga termasuk dalam daftar penyedia potensial untuk bantuan militer tersebut.
Namun, RTX, Northrop, dan General Atomics menolak memberikan komentar saat dimintai konfirmasi oleh Reuters.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
