Viral
Puluhan Warga Antre Panjang Demi Beras Murah di Menteng
Puluhan warga Menteng rela antre panjang demi mendapatkan beras murah seharga Rp10 ribu dari mahasiswa Universitas Bung Karno.
MPN Indonesia 3 Mei 2025 - Puluhan warga Menteng, Jakarta Pusat, rela antre panjang pada Jumat sore (2/5) demi mendapatkan beras murah yang disediakan oleh mahasiswa Universitas Bung Karno.
Program ini bertujuan membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil dan maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Program Tebus Beras Murah Digelar Mahasiswa
Kegiatan tebus beras murah tersebut dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) bekerja sama dengan BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Jakarta Pusat.
Mahasiswa menyediakan sekitar 500 kantong beras, masing-masing berisi empat liter, yang dijual dengan harga Rp10 ribu per kantong.
Rahman Hakim, Ketua BEM FISIP Universitas Bung Karno, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil swadaya mahasiswa yang ingin meringankan beban masyarakat.
“Untuk dari banyak berasnya kisaran 500 kantong dan kita dalam satu kantong kisaran 4 literan, dan ditebus dengan harga 10 ribu aja untuk masyarakat. Harapannya kita terus continue melanjut kegiatan ini, tinggal bagaimana melihat situasi terkini aja dari fakultas masing-masing agar acara ini terus berjalan dengan baik sesuai keinginan masyarakat,” ujar Rahman Hakim kepada MPN Indonesia pada Jumat (2/5).
Dana untuk kegiatan ini dikumpulkan dari kas mahasiswa, sisa acara sebelumnya, serta dukungan dari senior dan pihak terkait.
Antrean Panjang Warga
Warga yang ingin mendapatkan beras murah tersebut diharuskan memiliki kupon yang dibagikan oleh ketua RT setempat.
Antrean panjang tidak hanya diikuti oleh ibu rumah tangga tetapi juga oleh pengendara ojek online (ojol) yang turut merasakan dampak situasi ekonomi yang sulit.
Miseh, salah satu warga Menteng, mengungkapkan rasa syukurnya bisa membeli beras dengan harga yang lebih terjangkau.
“Ya alhamdulilah bisa menolong kita, harganya mendingan, lumayan banget ya. Ini kan katanya aku beli biasa Rp12 ribu, ini saya dapat satu, warung titip satu, kakak saya satu, tebus Rp10 ribu. Ya lumayan banget lebih murah di sini, makanya aku bela-belain datang ke sini,” kata Miseh kepada MPN Indonesia pada Jumat (2/5).
Harapan Warga atas Keberlanjutan Program
Miseh juga berharap kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan dan mencakup kebutuhan pokok lainnya.
“Kalau bisa sering-sering dapat kita senang ya, pokoknya sering-sering dapat aja lah. Kalau bisa sembako lain kayak minyak, kan minyak juga sekarang mahal,” tambah Miseh.
Warga lain juga menyampaikan harapan serupa agar program ini terus berlanjut untuk membantu mengurangi beban biaya hidup yang semakin tinggi, terutama akibat PHK yang berdampak luas di berbagai sektor.
Rahman Hakim menegaskan bahwa program ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekitar yang mengalami kesulitan ekonomi.
“Kita melihat situasi ekonomi yang tidak stabil, korban PHK di mana-mana. Dengan adanya ini setidaknya memberikan harapan masyarakat untuk hidup beberapa hari ke depan dengan adanya beras ini,” ungkap Rahman Hakim.
(SYA/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
