Connect with us

Berita

Korsleting jadi Penyebab Utama Kebakaran di Jakut dan Kepulauan Seribu

67 kasus kebakaran terjadi di Jakut & Kepulauan Seribu selama Jan-April 2025, didominasi korsleting listrik. Kerugian capai Rp18,5 miliar, satu korban jiwa.

Logompn

Published

on

Korsleting jadi penyebab utama kebakaran di jakut dan kepulauan seribu
Korsleting jadi Penyebab Utama Kebakaran di Jakut dan Kepulauan Seribu. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 6 Mei 2025 - Selama Januari hingga April 2025, tercatat 67 kasus kebakaran terjadi di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Data dari Suku Dinas Gulkarmat mencatat, korsleting listrik menjadi penyebab utama, dengan 40 kejadian atau hampir 60% dari total kasus.

Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, merinci penyebab lainnya, yakni enam kasus akibat kebocoran gas, enam karena puntung rokok, dua akibat pembakaran sampah, dua dari penyalaan api kembali, dan 11 kasus lainnya karena faktor lain.

“Kasus kebakaran tahun ini naik lima persen dibandingkan periode yang sama pada 2024,” ujar Gatot Sulaeman, seperti dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Pemprov DKI Jakarta pada Selasa (6/5).

Permukiman Jadi Lokasi Terbanyak

Kebakaran paling banyak terjadi di lingkungan permukiman, yakni 28 kasus.

Disusul bangunan umum dan perdagangan (9 kasus), kendaraan bermotor (5), industri (3), instalasi luar gedung (10), lokasi sampah (7), serta lokasi lain seperti lapak dan tumbuhan.

Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp18,5 miliar. Peristiwa ini juga menyebabkan satu korban jiwa dan 16 luka-luka.

Maret Paling Banyak Kebakaran

Maret menjadi bulan dengan jumlah kebakaran tertinggi, yakni 25 kejadian. Sementara Januari mencatat 14 kasus, Februari 12, dan April 16 kasus.

Gatot menekankan pentingnya edukasi masyarakat untuk mencegah kebakaran, khususnya akibat instalasi listrik yang tidak aman.

“Kami rutin melakukan sosialisasi dan edukasi pencegahan. Warga perlu waspada dan segera melapor jika terjadi kebakaran melalui Jakarta Siaga 112,” ungkapnya.

Gulkarmat akan terus menggencarkan inspeksi dan edukasi agar risiko kebakaran bisa ditekan di masa depan.

Baca Juga:  Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Truk BBM di Jakarta Utara

(AKM/NID/RAD)

Trending