Internasional
Ukraina Tuding Rusia Langgar Gencatan Senjata
Ukraina menuduh Rusia melanggar gencatan senjata hanya beberapa jam setelah dimulai.
MPN Indonesia 9 Mei 2025 - Ukraina menuduh Rusia melanggar gencatan senjata yang diumumkan sendiri hanya beberapa jam setelah dimulai.
Dikutip MPN Indonesia dari Reuters, pada Kamis (8/10) Angkatan Udara Ukraina melaporkan pesawat Rusia meluncurkan bom terpandu ke wilayah Sumy sebanyak tiga kali setelah tengah malam waktu setempat (21:00 GMT).
Tindakan itu terjadi tepat saat gencatan senjata tiga hari, 8-10 Mei, yang diumumkan secara sepihak oleh Presiden Rusia Vladimir Putin mulai berlaku.
Pernyataan Pemerintah Ukraina
Pemerintah Ukraina menyebut serangan tersebut sebagai bukti bahwa Rusia tidak memiliki niat tulus untuk menghormati kesepakatan damai.
“Sudah dapat diduga, ‘gencatan senjata parade’ Putin terbukti hanya sebuah sandiwara,” kata Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha di X pada Kamis.
“Dari tengah malam hingga tengah hari, Rusia melakukan 734 pelanggaran gencatan senjata dan 63 operasi serangan, 23 di antaranya masih berlangsung,” imbuhnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan pada Rabu (7/5) bahwa negaranya tetap berkomitmen terhadap tawaran gencatan senjata selama 30 hari.
“Kami tidak menarik usulan ini, yang bisa memberikan peluang bagi diplomasi,” ujar Zelensky dalam pidato video malamnya.
Menurut Zelensky, Rusia tidak memberikan tanggapan atas tawaran gencatan senjata 30 hari itu, kecuali dengan serangan baru.
Gencatan Senjata 30 Hari
Gagasan mengenai gencatan senjata 30 hari awalnya diusulkan oleh Amerika Serikat pada Maret lalu, dengan harapan membuka jalan bagi penyelesaian diplomatik konflik Rusia-Ukraina.
Moskow menolak proposal tersebut dengan alasan perlu adanya mekanisme pengawasan yang jelas sebelum implementasi.
Sebagai gantinya, Rusia mengajukan gencatan senjata tiga hari sebagai “gestur kemanusiaan”.
Kementerian Pertahanan Rusia, yang dikutip Interfax, mengatakan bahwa Ukraina, sebaliknya, telah melakukan 488 serangan terhadap target-target Rusia dan dua kali mencoba menerobos perbatasan di wilayah Kursk.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
