Connect with us

Berita

Posko Ormas di Jakarta Timur Diubah Jadi Pos Kamling dan Pos Pantau Anti Tawuran

Posko ormas di Jakarta Timur dialihfungsikan jadi pos kamling dan pos pantau anti tawuran demi wujudkan keamanan lingkungan yang inklusif dan kolaboratif.

Logompn

Published

on

Posko ormas di jakarta timur diubah jadi pos kamling dan pos pantau anti tawuran
Posko Ormas di Jakarta Timur Diubah Jadi Pos Kamling dan Pos Pantau Anti Tawuran. Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 19 Mei 2025 - Seluruh posko organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta Timur resmi dialihfungsikan menjadi Pos Keamanan Lingkungan (pos kamling) dan Pos Pantau Anti Tawuran.

Kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan antara Forkopimko Jakarta Timur dan para ketua ormas sebagai langkah untuk memperkuat keamanan berbasis komunitas.

Kesepakatan itu dicapai dalam Forum Silaturahmi Forkopimko Jakarta Timur di Mapolres Metro Jakarta Timur.

Acara ini dihadiri oleh unsur TNI-Polri, Sekretaris Kota Jakarta Timur, Dandim 0506/JT, dan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly.

Kolaborasi untuk Lingkungan Aman dan Tertib

Dalam forum tersebut, seluruh pihak sepakat untuk menertibkan posko ormas yang sebelumnya berdiri di pinggir jalan, lalu mengalihfungsikannya menjadi fasilitas keamanan lingkungan yang lebih terbuka dan inklusif.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, menyambut baik langkah ini sebagai contoh nyata kolaborasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Transformasi ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan ormas bisa menghasilkan langkah strategis demi keamanan wilayah,” ujar Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly kepada MPN Indonesia di Jakarta Timur pada Minggu (18/5).

Ia juga menegaskan bahwa proses penertiban dilakukan dengan pendekatan persuasif dan dukungan Satpol PP, TNI, serta Polri, sehingga berlangsung aman dan damai.

Fungsi Baru: Pemantau Tawuran dan Edukasi Warga

Pos kamling dan Pos Pantau Anti Tawuran yang menggantikan posko ormas akan difungsikan sebagai titik pemantauan gangguan keamanan, khususnya tawuran, serta tempat edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga ketertiban lingkungan.

Kapolres Nicolas juga mengajak warga untuk lebih aktif menjaga keamanan wilayah dan menghidupkan kembali budaya ronda malam.

Baca Juga:  MUI Tegaskan Orang Kaya Haram Gunakan LPG 3 Kg dan Pertalite Subsidi

“Kami mengimbau seluruh warga Jakarta Timur agar terus menjaga situasi kamtibmas. Jangan mudah terprovokasi, laporkan segera jika ada aktivitas mencurigakan atau potensi tawuran,” ucapnya.

(ARI/NID/RAD)

Trending