Connect with us

Viral

Lampaui Kuota, Program Barak Militer di Depok Diserbu 285 Pendaftar

285 remaja di Kota Depok telah mendaftar untuk mengikuti program barak militer.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 29t133331.836
Dedi Mulyadi kunjungi siswa di barak militer, Sumedang, Jawa Barat | Gambar: YouTube/Kang Dedi Mulyadi Channel

MPN Indonesia 29 Mei 2025 - Sebanyak 285 remaja usia 13–15 tahun di Kota Depok telah mendaftar untuk mengikuti program barak militer, melebihi kuota awal yang hanya tersedia bagi 50 peserta.

Akibat tingginya minat, kuota peserta yang awalnya hanya 50 orang telah dinaikkan menjadi 100. Namun, jumlah tersebut tetap belum dapat menampung seluruh pendaftar.

“Ya karena kita memang membuka link pendaftaran ya di bitly dan ini disosialisasikan. Dari input yang masuk, feedback-nya memang per jam 12 tadi sudah 285 anak,” ujar Kepala Bakesbangpol Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny kepada wartawan, Senin (26/5).

Peserta akan Diseleksi Lagi

Pendaftaran dilakukan oleh orang tua masing-masing, dan peserta akan melalui proses seleksi untuk tahap awal.

“Usia 13 sampai 15. Sesuai dengan arahan dari Pak Wali bahwa memang ini orang tua yang diberikan kesempatan untuk mendaftarkan anaknya, walaupun nanti kita akan di-screening lagi, ya seleksi lagi,” tambah Lienda.

Pelatihan pun dibagi jadi dua gelombang. Di gelombang pertama, akan ada 100 remaja yang mengikuti program.

Lokasi Pendidikan

Kegiatan pelatihan semi militer ini rencananya akan dilaksanakan di dua lokasi alternatif, yaitu Markas Batalyon Perhubungan Angkatan Darat (Yonhub AD) Jatijajar dan Batalyon 328 Kostrad di Cilodong, Depok. Keputusan lokasi akhir masih dalam tahap kajian lebih lanjut.

“Tempat ada dua kemungkinan ya, karena ada perkembangan situasi dan juga dinamika. Awalnya di Yonhub tapi kita juga sedang menjajaki di Batalyon 328 Kostrad Cilodong,” ungkap Lienda.

Selama dua minggu, peserta akan menjalani pembinaan yang mencakup berbagai materi, mulai dari kedisiplinan, wawasan kebangsaan, hingga pembinaan mental dan spiritual sesuai agama masing-masing.

Baca Juga:  Transjakarta, MRT, hingga LRT Jakarta Akan Digratiskan pada 31 Desember-1 Januari 2025

“Jadi materi pembelajaran sekolah itu ada juga di setiap harinya, kami kerja sama dengan Disdik. Kemudian konseling nanti bekerjasama dengan DP3AP2KB,” jelas Lienda.

Materi pelatihan yang disiapkan meliputi sikap dan perilaku, mental rohani dan ideologi Pancasila, kejuangan, sejarah perjuangan bangsa, serta layanan konseling.

Program ini berada di bawah pembinaan langsung Kodim 0508/Depok, bukan batalyon tempur.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending