Connect with us

Berita

Ini Strategi Pemprov Jateng Tangani Banjir Rob di Demak

Wakil Gubernur Jawa Tengah menyatakan penanganan banjir rob di Demak memerlukan sinergi lintas pihak.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 03t144234.321
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin | Gambar: Dok. Pemprov Jateng

MPN Indonesia 3 Juni 2025 - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menyatakan bahwa penanganan banjir rob di Kabupaten Demak memerlukan sinergi lintas pihak dan pendekatan yang menyeluruh.

Sejumlah langkah strategis pun tengah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bekerja sama dengan pemerintah pusat.

Tanam Pohon Mangrove

Beberapa upaya yang telah dilakukan antara lain penanaman pohon mangrove, normalisasi sungai, dan revitalisasi tanggul.

Taj Yasin mengungkap salah satu wilayah yang membutuhkan perhatian khusus adalah wilayah Sayung.

“Daerah Sayung benar-benar membutuhkan atensi, bukan hanya atensi saja, tapi kerja nyata,” ujar Taj Yasin usai menanam mangrove bersama warga di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Rabu (28/5).

Koordinasi Anggaran

Terkait permintaan anggaran dari Pemkab Demak sebesar Rp1,7 triliun untuk peninggian jalan, Taj Yasin mengatakan bahwa hal tersebut telah ditindaklanjuti.

Pemerintah provinsi kini tengah menghitung kebutuhan riil dana perbaikan infrastruktur jalan kabupaten yang terdampak rob.

“Diperkirakan kasarnya ada antara Rp300 miliar hingga Rp500 miliar dari total pengajuan,” jelasnya.

Perlu Pengendalian Air

Taj Yasin menegaskan bahwa perbaikan jalan harus dibarengi dengan pengendalian aliran air.

Normalisasi sungai dan revitalisasi tanggul mutlak dilakukan agar air dapat kembali mengalir ke laut dengan lancar.

“Kami tidak bisa hanya meninggikan jalan, tetapi sekaligus harus mengendalikan aliran air,” jelas Taj.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Hormati Bencana Sumatra, Big Bang Festival 2025 Tiadakan Pesta Kembang Api di Tahun Baru

Trending