Connect with us

Berita

Mendag Ekspor 128 Ton Asam Amino Senilai Rp15 Miliar ke China

Mendag lepas ekspor 128 ton produk asam amino L-Tryptophan senilai Rp15 miliar ke China, dorong potensi Indonesia di industri bioteknologi dan pasar ekspor global.

Logompn

Published

on

Mendag ekspor 128 ton asam amino senilai rp15 miliar ke china
Mendag Ekspor 128 Ton Asam Amino Senilai Rp15 Miliar ke China. Gambar : Dok. Kemendag

MPN Indonesia 5 Juni 2025 - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso secara resmi melepas ekspor 128 ton produk asam amino L-Tryptophan senilai USD 900 ribu atau sekitar Rp15 miliar ke China, Selasa (3/6).

Kegiatan tersebut berlangsung di fasilitas PT Cheil Jedang Indonesia (CJI), Pasuruan, Jawa Timur.

Ekspor ini merupakan bagian dari pengiriman berkelanjutan yang telah dilakukan PT CJI sejak 2010.

“Saya mengapresiasi kepada PT Cheil Jedang Indonesia atas kontribusinya dalam ekspor nasional. Ekspor L-Tryptophan senilai Rp15 miliar ke Tiongkok kali ini menjadi bukti nyata potensi besar Indonesia sebagai salah satu pemasok produk bioteknologi dunia,” ujar Budi Santoso dalam keterangan tertulis, dikutip MPN Indonesia dari siaran pers di laman resmi Kemendag, Kamis (5/6).

Peran Industri Bioteknologi dalam Ekspor Nonmigas

L-Tryptophan adalah asam amino esensial yang digunakan sebagai aditif dalam pakan ternak, seperti unggas dan sapi.

Fungsinya antara lain membantu pembentukan protein, mengurangi stres dan agresivitas hewan, serta meningkatkan kualitas dan produksi daging.

Berdasarkan data 2024, ekspor L-Tryptophan Indonesia telah mencapai USD 259 juta secara global, dengan 61,7 persen di antaranya dikirim ke China.

Pencapaian Ekspor PT CJI

Sejak 2010, total ekspor L-Tryptophan oleh PT CJI telah mencapai 350 ribu ton dengan nilai sekitar Rp40 triliun.

Produk ini telah menembus 90 negara, termasuk Vietnam, Belanda, Spanyol, dan Jerman.

Selama 2020–2024, rata-rata pertumbuhan ekspornya mencapai 15,84 persen per tahun.

Direktur Administrasi PT CJI, Imam Nachrowi, mengatakan bahwa keberhasilan ini berkat komitmen perusahaan terhadap kualitas dan kepatuhan terhadap standar global.

Baca Juga:  Nvidia Diserbu Pesanan Chip AI dari China, Tembus 2 Juta Unit

“Produk yang kami ekspor memenuhi standar internasional dan memiliki daya saing di pasar global,” ungkapnya.

Dukungan Kemendag dan Tinjauan Fasilitas

Selain melepas ekspor, Mendag juga meninjau fasilitas pabrik bioteknologi milik PT CJI dan berdialog dengan manajemen perusahaan.

Dalam kesempatan itu, pihak manajemen memaparkan produk unggulan lain seperti polihidroksi alkanoat (PHA/bioplastik) yang juga telah menembus pasar ekspor.

PT CJI merupakan salah satu perusahaan yang memanfaatkan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) untuk meningkatkan efisiensi produksi.

Perluasan Akses Pasar Internasional

Kemendag menyampaikan bahwa Indonesia telah menjalin perjanjian dagang dengan 17 negara dan tengah menyelesaikan kerja sama dengan Uni Eropa melalui Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

“Kami memiliki perjanjian dagang dengan 17 negara, dan dalam waktu dekat kita akan segera menyelesaikan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement,” terang Mendag.

Kemendag juga memiliki 46 perwakilan perdagangan di 33 negara yang bertugas mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan pembeli potensial melalui promosi, business matching, dan pameran internasional.

Selama Januari-Mei 2025, tercatat 296 kegiatan perdagangan telah diselenggarakan dengan potensi transaksi sebesar USD 68,65 juta.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi, Plt. Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, serta jajaran manajemen PT CJI, termasuk Wakil Presiden Direktur Oh Jae Woo dan Hwang In Seok.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan, juga hadir mendampingi.

(AKM/NID/RAD)

Trending