Connect with us

Viral

SPMB Jabar Tahap 1 Dimulai, Siswa Keluhkan Sulit Akses Laman Pendaftaran

Siswa keluhkan antrean dan kendala teknis saat pendaftaran SPMB Jabar 2025 tahap 1. Evaluasi sistem daring diharapkan untuk kelancaran proses.

Logompn

Published

on

Spmb jabar tahap 1 dimulai, siswa keluhkan sulit akses laman pendaftaran
SPMB Jabar Tahap 1 Dimulai, Siswa Keluhkan Sulit Akses Laman Pendaftaran. Gambar : Kolase X/@propercamp/@vPabitel

Jawa Barat, MPN Indonesia 11 Juni 2025 - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2025 Tahap 1 resmi dibuka sejak Senin (9/6) hingga Minggu (16/6).

Namun, sejak hari pertama, banyak siswa mengeluhkan sulitnya mengakses laman resmi pendaftaran di spmb.jabarprov.go.id.

Keluhan ini ramai dibahas di platform X, di mana pengguna membagikan tangkapan layar antrean daring yang muncul saat mencoba masuk ke laman tersebut.

Salah satu akun berinisial @v*** membagikan pesan antrean yang bertuliskan,”Anda sekarang berada dalam antrean. Terima kasih telah menunggu. Perkiraan waktu tunggu Anda adalah 6 menit…”

Akun lainnya, @pe*** menulis, “ko aku seperti ini sii btw udh sejam nunggu,” sementara @a*** menyarankan, “Se-Jabar kak ini, saranku mending besok atau lusa wkwkwk. Muridku aja tak kasih saran besok atau lusa daftarnya.”

Keluhan juga disampaikan terkait kendala teknis saat pengisian data.

Akun @pr*** menyoroti masalah input rapor yang menyebabkan gagalnya pendaftaran, meski data sudah terisi lengkap.

“Tolong ini dievaluasi spmb jabar yang selalu bobrok dari tahun ke tahun… padahal data sudah terisi dan terupload dengan lengkap masih aja gagal mendaftar keterangannya rapor harus diisi,” tulisnya, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (11/6).

Jalur Pendaftaran dan Kuota Tahap 1

SPMB Jabar 2025 menggantikan sistem PPDB sebelumnya. Pada tahap pertama ini, pendaftaran dibuka untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB, dengan tiga jalur: domisili, afirmasi, dan mutasi.

Wakil Koordinator Sekretariat SPMB Jabar 2025, Dr Dian Peniasiani MEd, menjelaskan bahwa jalur domisili kini menggantikan jalur zonasi dengan sistem rayon. Kuota jalur ini ditetapkan sebesar 35 persen dari total daya tampung tiap sekolah.

Baca Juga:  Selain Siswa, Dedi Mulyadi Usulkan Orang Dewasa Bermasalah Dikirim ke Barak Militer

Seleksi dilakukan berdasarkan jarak rumah yang tertera di Kartu Keluarga (KK) ke sekolah tujuan.

Mekanisme Seleksi Tambahan

Jika jumlah pendaftar melebihi kuota, seleksi tambahan dilakukan berdasarkan nilai rapor.

“Misalnya kuota 100, (pendaftar) 101–103 ada yang jaraknya sama… itu akan dilihat lagi, diseleksi lagi berdasarkan, namanya, kemampuan akademik. Jadi dari nilai rapor dilihat, ya,” ujar Dian dalam podcast SPMB Jabar 2025 di kanal YouTube Disdik Jabar, Senin (9/6).

Nilai yang dinilai adalah rata-rata semua mata pelajaran dari semester 1 hingga 5 jenjang SMP.

Bila nilai rapor sama, maka seleksi dilanjutkan berdasarkan usia calon murid, dimulai dari yang tertua.

Tahap 2 dan Jalur Prestasi

Pendaftaran tahap 2 akan dibuka pada 24 Juni hingga 1 Juli 2025. Jalur yang tersedia pada tahap ini meliputi jalur prestasi akademik dan jalur prestasi non-akademik.

Seluruh proses pendaftaran dilakukan melalui laman resmi SPMB 2025 di spmb.jabarprov.go.id.

Evaluasi Sistem Daring Diharapkan

Penerapan sistem antrean daring menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan SPMB Jabar 2025.

Meski dimaksudkan untuk menjaga stabilitas sistem, banyak siswa dan guru berharap evaluasi segera dilakukan agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis di hari-hari berikutnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending