Internasional
Kerusuhan di Los Angeles, Gerombolan Massa Jarah Toko Adidas dan Apple
Kerusuhan yang terjadi di Los Angeles menyebabkan sejumlah toko jadi sasaran penjarahan.
MPN Indonesia 11 Juni 2025 - Kerusuhan yang terjadi di Los Angeles sejak Senin siang (9/6) menyebabkan sejumlah toko, termasuk Apple Store dan Adidas, menjadi sasaran penjarahan oleh gerombolan massa.
Insiden ini berlangsung setelah unjuk rasa yang awalnya berjalan damai berubah menjadi kekerasan saat malam tiba.
Dikutip MPN Indonesia dari NBC Los Angeles, polisi melaporkan lebih dari 100 orang ditangkap terkait peristiwa tersebut, yang terjadi di tengah demonstrasi menentang razia penegakan imigrasi.
14 Orang Ditangkap karena Menjarah
Menurut laporan Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD), sebanyak 14 orang ditangkap karena aksi penjarahan, sementara jumlah total penangkapan di wilayah pusat kota Los Angeles mencapai 96 kasus karena pelanggaran perintah pembubaran.
Selain itu, terjadi pula penangkapan atas dugaan penyerangan dengan senjata mematikan, perlawanan terhadap penangkapan, serta vandalisme.
Kerusakan signifikan tercatat di Apple Store, di mana jendela toko dipecahkan, sejumlah barang dagangan dicuri, serta dinding toko dicorat-coret dengan grafiti.
Toko Adidas, apotek, dispensari ganja, serta beberapa lokasi usaha lainnya juga menjadi target penjarahan.
Petugas LAPD Chris Miller mengatakan kepada City News Service bahwa seorang perempuan ditangkap di tempat kejadian perampokan Apple Store. Dua orang lainnya juga ditangkap karena menjarah.
Situasi Memanas Pasca Aksi Damai Berubah Rusuh
Aksi protes yang berlangsung damai sepanjang siang hari di Gloria Molina Grand Park mengalami eskalasi saat malam tiba.
Massa yang berkumpul untuk mendukung seorang pemimpin serikat buruh California yang dituntut terkait aksi protes terhadap penggerebekan ICE, mulai terlibat bentrokan dengan polisi di sepanjang Los Angeles Street, tepat di sebelah selatan Jalan Tol 101.
Sebagian demonstran melemparkan kembang api kelas komersial dan benda-benda lain ke arah petugas, sehingga aparat menanggapi dengan gas air mata dan peluru karet.
Dua petugas LAPD mengalami cedera dan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun telah dipulangkan.
Tanggapan Wali Kota Los Angeles
Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, dalam konferensi pers hari Selasa (10/6), menegaskan bahwa tindakan kekerasan ini tidak akan ditoleransi.
“Saya tidak percaya bahwa mereka yang melakukan vandalisme dan kekerasan di kota kita benar-benar mendukung para imigran. Mereka memiliki agenda lain,” kata Bass.
“Kekerasan dan kerusakan ini tidak dapat diterima, tidak akan ditoleransi, dan para pelaku akan ditangkap serta dituntut sesuai hukum yang berlaku,” imbuhnya.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
