Connect with us

Internasional

Kerusuhan di Los Angeles, Gerombolan Massa Jarah Toko Adidas dan Apple

Kerusuhan yang terjadi di Los Angeles menyebabkan sejumlah toko jadi sasaran penjarahan.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 11t154343.559
Polisi AS amankan lokasi kerusuhan Los Angeles | Gambar: Tangkapan layar siaran NBC4 News

MPN Indonesia 11 Juni 2025 - Kerusuhan yang terjadi di Los Angeles sejak Senin siang (9/6) menyebabkan sejumlah toko, termasuk Apple Store dan Adidas, menjadi sasaran penjarahan oleh gerombolan massa.

Insiden ini berlangsung setelah unjuk rasa yang awalnya berjalan damai berubah menjadi kekerasan saat malam tiba.

Dikutip MPN Indonesia dari NBC Los Angeles, polisi melaporkan lebih dari 100 orang ditangkap terkait peristiwa tersebut, yang terjadi di tengah demonstrasi menentang razia penegakan imigrasi.

14 Orang Ditangkap karena Menjarah

Menurut laporan Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD), sebanyak 14 orang ditangkap karena aksi penjarahan, sementara jumlah total penangkapan di wilayah pusat kota Los Angeles mencapai 96 kasus karena pelanggaran perintah pembubaran.

Selain itu, terjadi pula penangkapan atas dugaan penyerangan dengan senjata mematikan, perlawanan terhadap penangkapan, serta vandalisme.

Kerusakan signifikan tercatat di Apple Store, di mana jendela toko dipecahkan, sejumlah barang dagangan dicuri, serta dinding toko dicorat-coret dengan grafiti.

Toko Adidas, apotek, dispensari ganja, serta beberapa lokasi usaha lainnya juga menjadi target penjarahan.

Petugas LAPD Chris Miller mengatakan kepada City News Service bahwa seorang perempuan ditangkap di tempat kejadian perampokan Apple Store. Dua orang lainnya juga ditangkap karena menjarah.

Situasi Memanas Pasca Aksi Damai Berubah Rusuh

Aksi protes yang berlangsung damai sepanjang siang hari di Gloria Molina Grand Park mengalami eskalasi saat malam tiba.

Massa yang berkumpul untuk mendukung seorang pemimpin serikat buruh California yang dituntut terkait aksi protes terhadap penggerebekan ICE, mulai terlibat bentrokan dengan polisi di sepanjang Los Angeles Street, tepat di sebelah selatan Jalan Tol 101.

Baca Juga:  China Tuding AS Gunakan COVID-19 untuk Serang Negara Lain demi Tutupi Kegagalan Sendiri

Sebagian demonstran melemparkan kembang api kelas komersial dan benda-benda lain ke arah petugas, sehingga aparat menanggapi dengan gas air mata dan peluru karet.

Dua petugas LAPD mengalami cedera dan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun telah dipulangkan.

Tanggapan Wali Kota Los Angeles

Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, dalam konferensi pers hari Selasa (10/6), menegaskan bahwa tindakan kekerasan ini tidak akan ditoleransi.

“Saya tidak percaya bahwa mereka yang melakukan vandalisme dan kekerasan di kota kita benar-benar mendukung para imigran. Mereka memiliki agenda lain,” kata Bass.

“Kekerasan dan kerusakan ini tidak dapat diterima, tidak akan ditoleransi, dan para pelaku akan ditangkap serta dituntut sesuai hukum yang berlaku,” imbuhnya.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending