Connect with us

Berita

Punya Izin Istimewa Tambang Raja Ampat, Ini Profil 6 Petinggi PT Gag Nikel

Berikut para petinggi PT Gag Nikel, perusahaan tambang di Raja Ampat.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 12t111042.969
Atas kiri ke kanan: Ahmad Fahrur Rozi - Saptono Adji - Lana Saria, bawah kiri ke kanan: Hermansyah, Arya Arditya Kurnia, Aji Priyo Anggoro | Gambar: PT Gag Nikel

MPN Indonesia 12 Juni 2025 - PT Gag Nikel (PT GN) saat ini menjadi sorotan karena mendapat izin istimewa untuk melanjutkan kegiatan tambang nikel di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, PT GN bersama 12 perusahaan lain telah diberi hak khusus meski seluruh wilayah Raja Ampat berstatus kawasan hutan.

“Dengan pengecualian yang diberikan kepada 13 perusahaan ini, termasuk PT GN, kegiatan penambangan dapat dilakukan secara legal,” ujar Hanif dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (8/6).

Izin istimewa tersebut diberikan berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2004, yang menetapkan Perppu Nomor 1 Tahun 2004.

Aktivitas PT GN di Pulau Gag mendapat perhatian publik setelah tiga aktivis Greenpeace Indonesia melakukan aksi protes dalam Indonesia Critical Minerals Conference and Expo, Jakarta, Selasa (3/6).

Greenpeace menyoroti bahwa tambang telah menyebabkan deforestasi luas dan sedimentasi yang mencemari laut di Raja Ampat.

Meski begitu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa tambang PT GN “tidak ada masalah” berdasarkan kunjungan langsung ke lokasi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Skala Tambang PT Gag Nikel di Pulau Gag

PT Gag Nikel memiliki izin pertambangan seluas 13.136 hektar di Pulau Gag. Izin produksi diberikan pada 2017, dengan operasi dimulai pada 2018.

Baca Juga:  Bahlil Sebut Banyak Informasi Hoaks soal Tambang di Raja Ampat

PT GN sepenuhnya dikendalikan oleh PT Antam Tbk, setelah mengakuisisi saham Asia Pacific Nickel Pty Ltd pada 2008.

Berdasarkan data Kementerian ESDM per 31 Desember 2018, cadangan nikel perusahaan ini mencapai 47,76 juta wet metric ton (wmt), dengan total sumber daya mencapai 314,44 juta wmt.

Di Pulau Gag, PT Gag Nikel membangun berbagai fasilitas penunjang, termasuk perumahan karyawan dan dermaga penghubung ke Sorong dan Wisai.

Kontrak karya PT GN tercatat di Mineral One Data Indonesia (MODI) dengan nomor akta perizinan 430.K/30/DJB/2017.

Profil Para Petinggi PT Gag Nikel

Ahmad Fahrur Rozi – Komisaris PT Gag Nikel

Ahmad Fahrur Rozi, yang juga dikenal sebagai Gus Fahrur, menjabat sebagai Komisaris PT GN.

Ia adalah Ketua Yayasan Al-Qalam Malang, Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang Malang, serta Ketua Tanfidziyah PBNU (2022–2027).

Dikutip MPN Indonesia dari laporan Lokataru Foundation, Fahrur Rozi dikenal dekat dengan tokoh politik seperti Erick Thohir, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Bahlil Lahadalia.

Ia juga aktif dalam dunia politik, tercatat sebagai pendukung Jokowi–Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 dan Erick Thohir sebagai Capres 2024.

LHKPN 2024 mencatat kekayaan Rozi sebesar Rp3,82 miliar.

Brigjen TNI (Purn.) Saptono Adji – Komisaris PT Gag Nikel

Saptono Adji adalah purnawirawan jenderal TNI yang kini menjabat sebagai Komisaris PT GN. Ia sebelumnya bertugas di BAIS TNI, Atase Pertahanan RI di Laos, dan staf khusus Kepala BIN.

Saptono dikenal sebagai orang dekat Letjen TNI (Purn.) Muhammad Herindra yang kini menjabat Kepala BIN.

Lana Saria – Komisaris PT Gag Nikel

Lana Saria, yang saat ini menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian ESDM, juga menjadi Komisaris PT GN.

Baca Juga:  Raja Ampat Terancam Tambang, Masyarakat Desak Pemerintah Bertindak Tegas

Sebelumnya, Lana menjabat Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Plt.) di Kementerian ESDM. LHKPN 2024 mencatat kekayaannya sebesar Rp 6,31 miliar.

Lana pernah diperiksa oleh KPK dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dalam beberapa kasus korupsi terkait pertambangan.

Ia diduga memiliki kedekatan kuat dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan menjadi juru bicara informal pemerintah soal kebijakan sektor minerba.

Hermansyah – Presiden Komisaris PT Gag Nikel

Hermansyah adalah Presiden Komisaris PT GN. Ia memiliki latar belakang panjang di Kementerian ESDM.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara serta Kepala Pusat Survei Geologi. LHKPN 2024 mencatat kekayaannya sebesar Rp 2,2 miliar.

Arya Arditya Kurnia – Plt. Presiden Direktur PT Gag Nikel

Arya Arditya Kurnia sebelumnya berkarier di PT Antam Tbk, termasuk sebagai Manajer Operasional Tambang di Pongkor dan Kepala Manajemen Operasional di Kantor Pusat Antam. LHKPN 2024 mencatat kekayaannya sebesar Rp 4,9 miliar.

Aji Priyo Anggoro – Direktur Keuangan PT Gag Nikel

Aji Priyo Anggoro adalah Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM PT GN.

Ia berkarier di PT Antam sejak 1993, menjabat di berbagai posisi strategis di bidang keuangan dan pengadaan. Kekayaan Aji Priyo per LHKPN 2024 tercatat sebesar Rp 4,2 miliar.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending