Connect with us

Berita

Tiba di Tanah Air, Amirulhaj Beri Pesan untuk Jemaah Haji 2025

Amirulhaj Nasaruddin Umar imbau jemaah haji jaga kesehatan dan stamina di tengah suhu ekstrem, usai nyatakan layanan ibadah haji 2025 berjalan dengan baik.

Logompn

Published

on

Tiba di tanah air, amirulhaj beri pesan untuk jemaah haji 2025
Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Gambar : Dok. Kemenag

MPN Indonesia 19 Juni 2025 - Rombongan amirulhaj Indonesia yang dipimpin Menteri Agama, Nasaruddin Umar kembali ke Tanah Air pada Selasa (17/6) usai menuntaskan tugas pemantauan penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M.

Dalam keterangannya di Bandara King Abdulaziz Jeddah, Nasaruddin menyampaikan bahwa sistem layanan jemaah haji telah berjalan sesuai harapan dan tidak ditemukan persoalan yang bersifat prinsipil.

“Kami tidak akan meninggalkan jemaah jika masih ada potensi masalah. Tapi setelah melihat kondisi di lapangan, alhamdulillah, sistem layanan sudah berjalan baik dan tidak ada persoalan yang bersifat prinsipil. InsyaAllah sebentar lagi kami akan kembali ke Tanah Air,” ujar Menag Nasaruddin, dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Kemenag, Kamis (19/6).

Imbauan untuk Jemaah: Prioritaskan Kesehatan dan Keselamatan

Menjelang kepulangan, amirulhaj mengingatkan jemaah, khususnya yang tergabung dalam gelombang kedua menuju Madinah, untuk tidak memaksakan diri dalam beribadah, terutama umrah sunnah.

Ia menyoroti suhu ekstrem yang mencapai 52 derajat Celsius dan menyebut bahwa sebagian jemaah menjalankan umrah hingga 20–25 kali, yang berisiko terhadap kesehatan.

“Ada jemaah yang umrah sampai 20 bahkan 25 kali. Kami imbau cukup satu atau dua kali saja. Umrah memang berpahala, tapi jangan sampai mengorbankan keselamatan dan kebugaran fisik,” kata Nasaruddin.

Selain itu, ia juga menyoroti pelaksanaan salat arbain atau salat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi sebagai ibadah yang bisa menguras tenaga jika tidak dilakukan dengan bijak.

“Jika merasa kelelahan atau kurang sehat, sebaiknya tidak memaksakan diri. Ibadah tetap penting, tapi menjaga kesehatan juga bagian dari ikhtiar ibadah,” tambahnya.

Baca Juga:  Program Murur dan Safari Wukuf Lansia Khusus Gratis untuk Jemaah Haji

Evaluasi Pelayanan Haji dan Penurunan Jumlah Jemaah Wafat

Amirulhaj juga melaporkan bahwa hingga saat ini, jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat tercatat sebanyak 210 orang, menurun dari 221 orang pada musim haji 2024.

Menurutnya, penurunan ini menunjukkan adanya peningkatan dalam sistem perlindungan dan koordinasi layanan kesehatan yang diterapkan tahun ini.

Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memperbaiki penyelenggaraan haji, termasuk aspek kesehatan, transportasi, dan akomodasi, guna memastikan jemaah haji 2025 dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Seruan untuk Menjaga Kemabruran Haji

Menutup keterangannya, Nasaruddin Umar mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan ibadah haji sebagai momen perubahan diri yang positif, dengan menjaga kemabruran dan memperbaiki perilaku sepulang dari Tanah Suci.

“Terakhir ingin saya sampaikan, mari kita merawat kemabruran haji. Mari perbaiki karakter kita. Sekembalinya kita di Tanah Air apakah berubah atau tidak karakternya itu ditentukan oleh kita semua,” ungkapnya.

Kehadiran amirulhaj selama proses ibadah haji menjadi bagian dari tanggung jawab negara dalam memastikan kelancaran seluruh tahapan penyelenggaraan haji, serta memberikan pesan dan arahan langsung kepada jemaah di Tanah Suci.

(AKM/NID/RAD) 

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending