Connect with us

Berita

Pertamina Jamin Stok BBM Aman meski Iran Tutup Selat Hormuz

Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di Indonesia tetap aman meskipun Iran berencana menutup Selat Hormuz.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 24t141640.418
Pertamina Jamin Stok BBM Aman meski Iran Tutup Selat Hormuz | Gambar: Reuters

MPN Indonesia 24 Juni 2025 - Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia tetap aman meskipun Iran berencana menutup Selat Hormuz.

Kepastian ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel yang memicu potensi gangguan distribusi minyak global melalui Selat Hormuz.

“Untuk stok (BBM) saat ini aman,” kata Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, Senin (23/6), dikutip MPN Indonesia dari Antara.

RI Siapkan Rute Alternatif

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, juga menegaskan bahwa stok minyak mentah di dalam negeri dalam kondisi aman.

Fadjar menyatakan bahwa PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan rute alternatif distribusi minyak mentah guna mengantisipasi dampak dari potensi penutupan jalur pelayaran strategis tersebut.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran yang dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak mentah dunia.

Menurut Fadjar, penutupan selat ini tentu akan berdampak pada distribusi global minyak mentah.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina sedang menghitung ulang biaya operasional yang mungkin berubah akibat pengalihan rute pelayaran ke negara-negara seperti Oman dan India.

Konflik Iran-Israel dan Campur Tangan AS

Situasi yang melibatkan Selat Hormuz ini dipicu oleh eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang memanas sejak Jumat (13/6).

Pada hari tersebut, Israel melancarkan serangan udara ke beberapa lokasi penting di Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir.

Serangan ini kemudian dibalas oleh Teheran yang meluncurkan serangan ke beberapa titik di wilayah Israel pada hari yang sama.

Dampak dari konflik tersebut cukup signifikan. Otoritas Israel melaporkan sedikitnya 25 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan rudal Iran.

Baca Juga:  Israel Serang Markas Bos Hizbullah di Lebanon, Puluhan Orang Luka-luka

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Iran menyebutkan bahwa 430 warga Iran meninggal dunia dan lebih dari 3.500 orang terluka akibat serangan Israel ke berbagai lokasi di Iran.

Kondisi semakin memanas ketika Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan pada Minggu pagi bahwa militer AS telah menyerang tiga fasilitas nuklir penting di Iran yang berlokasi di Fordo, Natanz, dan Isfahan.

Menyusul serangan tersebut, Parlemen Republik Islam Iran pada hari yang sama menyetujui usulan untuk menutup Selat Hormuz bagi seluruh kegiatan pelayaran.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending