Internasional
Zohran Mamdani Menang Lawan Cuomo, Berpeluang Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York
Zohran Mamdani kalahkan Andrew Cuomo di pemilihan pendahuluan Demokrat New York. Ia berpeluang jadi wali kota Muslim dan keturunan India pertama.
MPN Indonesia 27 Juni 2025 - Politisi Muslim berusia 33 tahun, Zohran Mamdani, mencetak sejarah usai memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk wali kota New York pada Selasa (24/6).
Mamdani mengalahkan mantan Gubernur New York, Andrew Cuomo, yang sebelumnya difavoritkan menang.
Jika berhasil memenangkan pemilihan pada November mendatang, Mamdani akan menjadi Muslim pertama dan keturunan India pertama yang memimpin New York.
Dalam pidato kemenangannya, Mamdani mengutip Nelson Mandela melalui unggahan di platform X, “Selalu tampak mustahil hingga hal itu terjadi. Teman-teman, hal itu telah terjadi. Dan Anda adalah orang-orang yang melakukannya. Saya merasa terhormat menjadi kandidat Demokrat Anda untuk Wali Kota New York City.”
Cuomo menerima kekalahan dan memberi ucapan selamat kepada Mamdani.
“Malam ini adalah malamnya Anggota Majelis Mamdani, dan ia menyusun kampanye yang hebat… dan menginspirasi mereka… dan mengajak mereka untuk keluar dan memilih,” ujar Cuomo, sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera, Jumat (27/6).
Unggul Lewat Pemilihan Berjenjang
Hasil suara menunjukkan Mamdani memperoleh 43,5% suara (sekitar 432.000 suara), unggul dari Cuomo dengan 36,4% (361.800 suara).
Dalam sistem ranked-choice voting, suara dari kandidat lain seperti Brad Lander dialihkan ke Mamdani, memperkuat kemenangannya.
Padahal, jajak pendapat Marist Poll (18 Juni) memprediksi Cuomo unggul dengan 38%, sedangkan Mamdani 27%. Namun hasil sebenarnya membalikkan prediksi tersebut.
Strategi Kampanye dan Latar Belakang
Kemenangan Mamdani didorong oleh kampanye akar rumput dengan 22.000 relawan dan donasi kecil dari publik.
Ia mendapat dukungan besar dari pemilih muda di Queens, Brooklyn, dan sebagian Manhattan.
Meski sempat diragukan karena dianggap belum berpengalaman, Mamdani berhasil menunjukkan kekuatan lewat pendekatan langsung ke warga kelas pekerja.
Zohran Mamdani lahir di Kampala dan pindah ke New York saat berusia tujuh tahun.
Ia anak dari akademisi Uganda Mahmood Mamdani dan sutradara India Mira Nair.
Sebelum terjun ke politik, ia bekerja sebagai konselor perumahan. Pada 2020, ia terpilih sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York dari distrik ke-36 (Astoria, Queens).
Sikap Politik terhadap Isu Internasional
Mamdani dikenal vokal terhadap isu Gaza dan terang-terangan mendukung gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) terhadap Israel.
“Saya akan selalu jelas dalam bahasa saya dan berdasarkan fakta: Israel melakukan genosida,” tulisnya di platform X (31/10/24).
Dalam sebuah wawancara dengan Mehdi Hasan (Desember 2024), ia mengatakan, “Sebagai wali kota, saya akan menangkap Netanyahu jika ia datang ke New York!”
Meskipun menuai kritik, Mamdani menjelaskan bahwa dukungannya terhadap Palestina berakar pada prinsip non-kekerasan dan solidaritas global.
Ia membantah tudingan anti-Semitisme, “Tidak ada ruang bagi anti-Semitisme di kota atau negara ini.”
Kritiknya ditujukan pada kebijakan pemerintah, bukan komunitas Yahudi.
Rencana Kebijakan Progresif untuk New York
Mamdani menawarkan sejumlah program progresif, antara lain:
- Bus gratis di seluruh kota mulai 2027
- Pembekuan sewa untuk apartemen bersubsidi
- Pembangunan perumahan publik melalui badan khusus
- Toko kelontong milik pemerintah di tiap borough
- Makan gratis di sekolah dan universitas kota
- Pendidikan anak usia dini universal
Untuk membiayai program tersebut, Mamdani mengusulkan:
- Pajak korporasi naik dari 7,25% menjadi 11,5%
- Pajak tambahan 2% bagi individu berpenghasilan > USD 1 juta
- Total potensi pendapatan: USD 9,4 miliar per tahun
Dalam hal keamanan publik, ia mengusulkan:
- Pengurangan anggaran NYPD
- Pembentukan Departemen Keamanan Komunitas yang berisi petugas kesehatan mental dan responden krisis
Tahapan Pemilihan Selanjutnya
Pemilihan wali kota akan digelar pada 4 November 2025. Mamdani akan menghadapi kandidat Partai Republik, Curtis Sliwa, yang pernah kalah dalam pilkada 2021.
Dengan dominasi pemilih Partai Demokrat yang jauh lebih besar di New York, Mamdani disebut berada di posisi kuat untuk memenangkan kursi wali kota.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
