Internasional
Brasil Ancam RI Tempuh Jalur Hukum Jika Ada Kelalaian dalam Kematian Juliana Marins
Brasil pertimbangkan jalur hukum internasional terkait kematian Juliana Marins di Gunung Rinjani jika autopsi ulang temukan kelalaian pihak Indonesia.
MPN Indonesia 3 Juli 2025 - Pemerintah Brasil menyatakan akan menempuh jalur hukum internasional jika hasil autopsi kedua terhadap Juliana Marins menunjukkan adanya kelalaian dalam penanganan insiden di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.
Marins, warga negara Brasil berusia 26 tahun, ditemukan meninggal dunia setelah empat hari dinyatakan hilang di gunung tersebut pada 21 Juni 2025.
Kantor Federal Pembela Publik (DPU) Brasil telah memulai proses autopsi ulang atas permintaan keluarga korban guna mengungkap penyebab pasti kematiannya.
Advokat HAM dari DPU, Taisa Bittencourt, menegaskan bahwa hasil autopsi kedua akan menjadi dasar langkah hukum yang diambil pemerintah Brasil.
“Kami menunggu laporan (dari pihak Indonesia) dan setelah laporan ini sampai di kami, kami akan menentukan langkah-langkah selanjutnya. Autopsi kedua ini adalah atas permintaan keluarga Juliana,” ujar Bittencourt, dikutip MPN Indonesia dari media lokal Globo.
Ia menambahkan bahwa penyelidikan internasional akan menjadi opsi jika terbukti terdapat indikasi kelalaian dalam penanganan insiden tersebut.
Minim Informasi, Autopsi Ulang Jadi Permintaan Keluarga
Menurut Bittencourt, permintaan autopsi ulang muncul karena keluarga korban merasa tidak mendapat penjelasan memadai dari pihak Indonesia, terutama terkait penyebab dan waktu pasti kematian Marins.
“Kami akan mendukung keluarga berdasarkan hasil autopsi dan apa pun keputusan mereka,” lanjutnya.
Jika ditemukan unsur kelalaian atau pengabaian, pemerintah Brasil berencana membawa kasus ini ke lembaga internasional seperti Inter-American Commission on Human Rights (IACHR).
Kronologi Jatuhnya Juliana di Gunung Rinjani
Juliana Marins diduga terjatuh pada 21 Juni 2025 sekitar pukul 06.30 WITA.
Tim SAR gabungan memulai pencarian sekitar pukul 09.50 WITA di hari yang sama, namun proses penyelamatan terhambat oleh cuaca buruk dan medan yang sulit dijangkau.
Korban baru ditemukan pada Senin, 23 Juni pukul 07.05 WITA, dalam kondisi tidak bergerak.
Evakuasi baru bisa dilakukan dua hari kemudian, pada Rabu 25 Juni pukul 06.00 WITA, menggunakan metode lifting karena lokasi yang ekstrem.
Hasil Autopsi Pertama: Luka Parah di Bagian Dada
Autopsi yang dilakukan tim forensik Rumah Sakit Bali Mandara menunjukkan bahwa Marins meninggal sekitar 20 menit setelah terjatuh.
Dokter Spesialis Forensik, Ida Bagus Putu Alit, menyatakan bahwa luka terparah berada di bagian dada belakang korban.
“Jadi kalau kita lihat yang paling terparah, itu adalah yang berhubungan dengan pernapasan. Yaitu ada luka-luka terutama di dada-dada bagian belakang tubuhnya. Itu yang merusak organ-organ di dalamnya,” kata Alit dalam konferensi pers, Jumat (27/6).
Langkah Hukum dan Tuntutan Pemerintah Brasil
Kantor Jaksa Agung Brasil (AGU) menyatakan siap mendampingi proses autopsi ulang dan telah mengajukan permohonan kepada Pengadilan Federal untuk mengadakan rapat darurat bersama DPU serta pemerintah Brasil.
“Adalah hal yang penting (untuk melakukan autopsi dan analisis ulang) demi memastikan penyebab kematian. Ini adalah cara untuk menentukan bahwa keluarga korban menerima hak dan pelayanan yang sesuai dengan kerangka hukum Brasil,” tulis AGU dalam pernyataannya.
Selain itu, DPU juga telah meminta Kepolisian Federal Brasil menyelidiki kemungkinan pelanggaran hukum dalam penanganan insiden tersebut.
Pemerintah Brasil akan menunggu hasil akhir autopsi ulang sebelum menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan membawa kasus ini ke jalur hukum internasional.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
