Berita
Ustaz Khalid Basalamah Klarifikasi usai Dituduh Terlibat Korupsi Kuota Haji
Ustaz Khalid Basalamah memberikan klarifikasi usai dirinya disebut terlibat kasus korupsi kuota haji.
MPN Indonesia 3 Juli 2025 - Ustaz Khalid Basalamah memberikan klarifikasi usai dirinya disebut-sebut terlibat kasus korupsi kuota haji yang sedang diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Ustaz Khalid Basalamah melalui kanal YouTube miliknya.
Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan informasi yang mengatakan Ustaz Khalid Basalamah dipanggil KPK terkait korupsi kuota haji di Kemenag.
Bukan Dipanggil sebagai Tersangka
Dalam pernyataannya, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa kehadirannya di KPK merupakan bentuk ketaatan sebagai warga negara.
“Pada saat teman-teman KPK meminta saya untuk datang, saya datang sebagai bentuk ketaatan kepada pemerintah. Dan itu adalah kewajiban untuk saya datang,” ungkapnya, dilihat MPN Indonesia dari YouTube Khalid Basalamah Official.
Ia menegaskan bahwa keterlibatannya sebatas memberikan informasi yang diperlukan penyidik, terutama mengenai pengalamannya sebagai praktisi di bidang travel haji dan umrah.
“Tapi yang perlu digarisbawahi, saya datang bukan sebagai tersangka, teman-teman sekalian. Kalau tersangka bukan begitu modelnya, antum sudah tahu pakai baju apa di KPK kan,” jelasnya.
Ustaz Khalid Basalamah menekankan bahwa sebagai warga negara, dirinya wajib memberikan informasi yang diminta.
Tak Punya Hubungan dengan Kemenag
Ustaz Khalid Basalamah menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan kasus korupsi kuota haji yang sedang diusut oleh KPK.
“Jadi, gak ada hubungannya saya dengan korupsi itu. Jauh sekali, saya bukan Menteri Agama, saya bukan eks Menteri Agama dan saya bukan staf di Kementerian Agama yang mengurus semua ini,” kata Khalid.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya sudah memastikan langsung kepada penyidik bahwa statusnya bukan sebagai tersangka.
“Saya sebelum diundang saya tanya kepada penyidiknya, ‘saya ini tersangka?’ ‘Oh, enggak, bukan, Ustaz. Kami hanya, Ustaz diundang untuk kita tanya-tanya, mungkin ada yang butuh disampaikan persaksian atau apa yang diketahui tentang masalah haji dan kuotanya’,” jelasnya.
Singgung Pemberitaan Simpang Siur di Media
Ustaz Khalid Basalamah juga menyoroti pemberitaan media yang menurutnya kurang akurat dalam menyampaikan keterlibatannya dalam kasus korupsi kuota haji.
Ia menilai namanya sering dijadikan bahan judul yang bersifat provokatif demi menarik perhatian pembaca.
“Kenapa nama Khalid Basalamah ini kalau sudah naik di media luar biasa, seperti gula dan madu gitu ya, terjual sekali,” sindirnya.
Ustaz Khalid Basalamah juga mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi, serta menekankan pentingnya melakukan tabayyun atau klarifikasi terhadap berita yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
