Connect with us

Berita

Pemerintah Tambah Target Penyerapan 1 Juta Ton Beras Dalam Negeri

Pemerintah akan menambah target penyerapan beras dalam negeri sebesar 1 juta ton untuk menjamin ketahanan pangan nasional hingga akhir 2025.

Logompn

Published

on

Pemerintah Tambah Target Penyerapan 1 Juta Ton Beras Dalam Negeri
Pemerintah Tambah Target Penyerapan 1 Juta Ton Beras Dalam Negeri | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 22 Juli 2025 - Pemerintah akan menambah target penyerapan beras dalam negeri sebesar 1 juta ton hingga akhir 2025.

Tambahan target ini menjadikan total serapan yang ditugaskan kepada Perum Bulog mencapai 4 juta ton.

“Badan Pangan Nasional dalam waktu dekat akan menugaskan Bulog terkait penambahan serapan sampai dengan akhir tahun sebesar 1 juta ton, seperti hasil keputusan Rakortas Kemenko Pangan beberapa waktu lalu,” ujar Kepala Badan Pangan Nasional (BPN) Arief Prasetyo saat meninjau Gudang Bulog Meger di Klaten, Jawa Tengah, Minggu (20/7).

Kebijakan pemerintah ini ditujukan untuk mempercepat perputaran stok beras di gudang Bulog serta memastikan bahwa harga gabah petani tetap berada di kisaran minimal Rp6.500 per kilogram.

Proyeksi Produksi dan Surplus Beras Nasional

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa proyeksi produksi beras dalam negeri pada Januari hingga Agustus 2025 mencapai 24,96 juta ton.

Jika dibandingkan periode yang sama pada 2024, terdapat surplus sebesar 3,08 juta ton, sementara pada 2023 surplus tercatat 1,33 juta ton dan pada 2022 sebesar 1,3 juta ton.

Selain dari produksi dalam negeri, ketersediaan beras juga didukung oleh pasokan impor beras khusus sebesar 279,15 ribu ton.

Dengan demikian, total ketersediaan beras nasional pada Januari–Agustus 2025 diperkirakan mencapai 25,24 juta ton.

Dalam periode yang sama, kebutuhan konsumsi diperkirakan sebesar 20,66 juta ton, sehingga terdapat surplus stok beras sebesar 4,58 juta ton.

Capaian Serapan

Hingga Jumat (18/7), Perum Bulog telah menyerap setara 2,73 juta ton beras atau 91,19 persen dari target awal sebesar 3 juta ton.

Tambahan target 1 juta ton yang diberikan akan meningkatkan total target menjadi 4 juta ton.

Baca Juga:  Apa Itu Amnesti dan Abolisi? Ini Deretan Orang yang Pernah Menerimanya sejak Zaman Soekarno

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah tambahan serapan ini dengan membentuk tim yang melibatkan berbagai pihak.

“Kami saat ini sedang membangun tim yang melibatkan seluruh stakeholder, termasuk jajaran TNI dan Polri. Selain tambahan serapan 1 juta ton beras, kami juga ditugaskan untuk menyerap jagung sebanyak 1 juta ton,” kata Rizal.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending