Internasional
Banjir Bandang Terjang India, 4 Tewas dan Puluhan Orang Hilang
Banjir bandang melanda Desa Dharali di Distrik Uttarkashi, India sebabkan 4 orang tewas dan puluhan lainnya dilaporkan hilang.
MPN Indonesia 6 Agustus 2025 - Banjir bandang melanda Desa Dharali di Distrik Uttarkashi, negara bagian Uttarakhand, India utara pada Selasa (5/8), sekitar pukul 13.45 waktu setempat.
Berdasarkan data terbaru, peristiwa ini mengakibatkan sedikitnya empat orang tewas dan sekitar 50 orang dilaporkan hilang.
Sejumlah Bangunan Rusak, Puluhan Orang Hilang
Desa yang terletak di wilayah pegunungan Himalaya tersebut diketahui merupakan jalur peziarahan menuju Gangotri dan dikenal sebagai destinasi wisata.
Berdasarkan video yang beredar, banjir membawa lumpur dan puing-puing yang menghancurkan berbagai bangunan, termasuk rumah dan fasilitas usaha di Dharali.
Menurut Hakim Distrik Uttarkashi, Prashant Arya, banjir menghanyutkan fasilitas usaha di sana sehingga pihaknya meminta bantuan TNI untuk melakukan evakuasi.
“Ada banyak wisma, restoran, dan hotel di sana, sehingga kami segera meminta bantuan TNI untuk operasi penyelamatan,” katanya seperti yang dilaporkan CNN.
Sementara itu, menurut laporan wakil inspektur jenderal Pasukan Tanggap Bencana Nasional, Mohsen Shahedi, terdapat 50 orang hilang dan sekitar 40 hingga 50 rumah hanyut pada Selasa malam (5/8).
Juru bicara pertahanan di Uttarakhand, Letnan Kolonel Manish Shrivastava juga turut melaporkan kondisi di sana pasca kejadian.
Ia menyampaikan bahwa 9 personel militer masih belum diketahui keberadaannya hingga Selasa malam dan sebuah kamp militer di dekatnya juga dilanda tanah longsor.
Penyebab Bencana Masih Diselidiki
Pihak berwenang menduga banjir disebabkan oleh hujan deras yang terjadi tiba-tiba, fenomena yang disebut sebagai cloudburst.
Kepala Menteri Negara Bagian Uttarakhand, Pushkar Singh Dhami, menjelaskan bahwa cloudburst tersebut memicu aliran air dan lumpur dalam volume besar di wilayah terbatas, yang menyebabkan kehancuran parah.
Selaras dengan hal tersebut, Departemen Meteorologi India mengonfirmasi curah hujan ekstrem di wilayah tersebut dengan catatan sebagai berikut:
- Hujan ekstrem mencapai hingga 300 mm dalam 24 jam hingga Selasa pagi (5/8)
- Intensitas hujan melebihi 100 mm per jam
- Wilayah Uttarakhand mendapatkan peringatan merah dari badan meteorologi
Fenomena semacam ini umum terjadi di kawasan pegunungan Himalaya karena air dalam jumlah besar mengalir cepat melalui lembah-lembah curam menuju permukiman di bawahnya.
Pihak berwenang juga menyatakan bahwa penyebab banjir bandang masih dalam tahap penyelidikan.
Kemungkinan lain seperti luapan danau glasial, jebolnya bendungan, atau pelepasan air secara tiba-tiba dari hulu turut dipertimbangkan.
Luapan danau glasial biasanya terjadi ketika bendungan alami dari es mencair dan runtuh, memicu aliran besar yang menuju ke permukiman.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
