Berita
Sentil Film Merah Putih One for All, Badan Bahasa: Nasionalis tapi Pakai Bahasa Asing?
Film Merah Putih: One for All mendapat sorotan dari Badan Bahasa Kemendikdasmen.
MPN Indonesia 13 Agustus 2025 - Film animasi Merah Putih: One for All yang dijadwalkan tayang pada Kamis (14/8) mendapat sorotan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Badan Bahasa mempertanyakan penggunaan bahasa asing pada judul film yang mengangkat tema nasionalisme dan kebangsaan itu.
“Nasionalis, tetapi pakai bahasa asing?” demikian tulis akun Instagram Badan Bahasa Kemendikdasmen di instagram resminya, @badanbahasakemendikbud, dilihat MPN Indonesia pada Rabu (13/8).
Badan Bahasa: Terasa Paradoksial
Dalam unggahan tersebut, Badan Bahasa menyebutkan bahwa meskipun film tersebut bertema nasionalisme, keberagaman, dan cinta tanah air, namun penggunaan bahasa asing pada judulnya dianggap bertentangan dengan esensi nasionalisme yang seharusnya memuliakan bahasa dan identitas bangsa.
Badan Bahasa menilai bahwa isu ini bukan hanya sekadar pemilihan kata, melainkan menyangkut konsistensi nilai kebangsaan.
“Menggunakan bahasa asing pada judul film bertema nasionalisme dan kebangsaan, tetapi mengabaikan bahasa sendiri terasa paradoksial,” kata Badan Bahada.
“Jika kita ingin generasi muda mencintai tanah air, bukankah seharusnya kita memulainya dengan menghormati bahasa sendiri?” sambungnya.
Badan Bahasa: Nasionalisme bukan hanya Simbol Merah Putih
Badan Bahasa mengingatkan bahwa bahasa merupakan identitas bangsa. Nasionalisme, kata mereka, tidak hanya ditunjukkan melalui simbol-simbol seperti bendera merah putih, tetapi juga melalui penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik.
Pernyataan tersebut juga merujuk pada Undang-Undang No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.
Pada Pasal 36 beleid itu mengatur kewajiban penggunaan bahasa Indonesia pada nama bangunan, jalan, lembaga, dan produk yang dimiliki oleh warga negara atau badan hukum Indonesia.
“Bahasa adalah identitas. Nasionalisme bukan hanya soal simbol merah putih, melainkan juga soal mempertahankan Bahasa Indonesia di ruang publik,” tulis Badan Bahasa.
Komentar Netizen
Unggahan Badan Bahasa ini langsung menuai banyak komentar netizen yang mengutarakan pendapat serupa.
“Biarkan badan bahasa kemendikbud memasak bung 🔥🔥🔥🔥,” tulis netizen.
“Akhirnya ada yang bahas ini 😭☝🏻 makasih ya min bahasa,” saut yang lain.
“Bahasa Indonesia adalah salah satu alat pemersatu bangsa, sudah seharusnya kita bangga dan percaya diri menggunakan bahasa yang telah mempersatukan kita,” kata warganet.
“Selain itu banyak teks di film yang disingkat dan tidak baku, seperti ‘yg’, lalu kata sambung di- yang salah,” komentar netizen.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
