Viral
Susul Pati, Warga Cirebon Siap Demo Tolak Kenaikan PBB 1000 Persen
Warga Cirebon siap melakukan demo untuk protes kenaikan PBB yang menyentuh angka 1000 persen.
Jawa Barat, MPN Indonesia 14 Agustus 2025 - Isu terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kembali memicu penolakan masyarakat, kali ini terjadi di Kota Cirebon, Jawa Barat.
Sejumlah warga merespons kenaikan tarif PBB pada 2024 yang disebut mencapai hingga 1000 persen dengan persiapan aksi demonstrasi.
Penolakan ini mengikuti dinamika serupa yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, meskipun Bupati Pati, Sudewo, telah membatalkan kebijakan tersebut setelah mendapat tekanan dari warga.
Salah satu kelompok yang menyatakan siap melakukan aksi adalah Paguyuban Pelangi Cirebon. Pada Selasa (12/8), juru bicara kelompok ini, Hetta Mahendrati, menyampaikan bahwa kebijakan kenaikan PBB dianggap sangat membebani masyarakat.
“Kebijakan kenaikan ini bikin kami kecewa, gelombang penolakan akan terus bergulir,” ujar Hetta kepada wartawan.
Menurut Hetta, kasus pembatalan kenaikan PBB di Kabupaten Pati menjadi contoh nyata bahwa tekanan masyarakat dapat memengaruhi kebijakan pemerintah.
Ia menyebut keberhasilan warga Pati menjadi semangat baru bagi perjuangan masyarakat Cirebon yang kini menghadapi kondisi serupa.
“Kenapa di Cirebon tidak bisa juga yang hampir naik 1000 persen. Kami tidak pernah berhenti berjuang. Asal wartawan tahu, kami berjuang sampai kapan pun,” tegas Hetta.
Ultimatum Disampaikan ke Pemkot Cirebon
Dalam pernyataannya, Paguyuban Pelangi Cirebon juga mengaku telah melayangkan ultimatum kepada pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon.
Mereka menuntut agar pemerintah segera memberikan respons terhadap keberatan warga terhadap kenaikan PBB tersebut.
Jika aspirasi masyarakat tidak diakomodasi, mereka menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan pajak tersebut.
Hetta juga menyampaikan komitmen organisasinya dalam memperjuangkan tuntutan tersebut. Ia menekankan bahwa perjuangan warga tidak akan berhenti di tengah jalan.
“Kalau di Pati bisa, kita juga harus bisa. Kami akan terus berjuang sampai tuntutan ini dikabulkan,” ujarnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
