Connect with us

Viral

Viral! Selebgram Ngaku Kena Pungli di Kebun Raya Bogor, Pengelola Buka Suara

Pengelola Kebun Raya Bogor buka suara atas isu pungli yang diviralkan selebgram Endang Yustikan saat menggelar acara lomba 17 Agustus bersama karyawannya.

Logompn

Published

on

Viral! selebgram ngaku kena pungli di kebun raya bogor, pengelola buka suara
Selebgram Ngaku Kena Pungli di Kebun Raya Bogor, Pengelola Buka Suara | Gambar: Instagram/@uc.you

Jawa Barat, MPN Indonesia 20 Agustus 2025 - Selebgram Endang Yustikan, dikenal melalui akun Instagram @uc.you, mengaku mengalami pungutan liar (pungli) saat menggelar acara lomba 17 Agustus bersama karyawannya di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

Lewat video yang diunggah di Instagramnya pada Senin (18/8), Endang mengklaim diminta membayar Rp700 ribu oleh pihak keamanan karena membawa makanan dari luar dan hadir bersama rombongan 50–60 orang.

Tak hanya itu, dalam ceritanya, Endang juga menyatakan bahwa asistennya sempat dibawa oleh pihak keamanan untuk membayar Rp15 ribu per orang lantaran membawa makanan dari luar.

“Kita harus bayar lagi 15 ribu per orang, karena kita bawa makanan dari luar,” ucap Endang dikutip MPN Indonesia, Rabu (20/8).

Ia juga mengaku telah membayar tiket masuk, parkir, dan biaya tambahan karena membawa mikrofon.

Pihak Kebun Raya Bogor Bantah Adanya Pungli

Pihak pengelola Kebun Raya Bogor melalui PT Mitra Natura Raya (MNR), mitra pengelola bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menegaskan bahwa tidak ada praktik pungli yang dilakukan petugas.

General Manager Corporate Communication PT MNR, Zaenal Arifin, menyatakan bahwa biaya tambahan yang dikenakan kepada rombongan tersebut sudah sesuai aturan resmi yang berlaku di kawasan konservasi tersebut.

Ia menyebut rombongan tersebut tidak melakukan pemberitahuan sebelumnya kepada pengelola.

“Tidak ada pungli di Kebun Raya Bogor. Masalah ini muncul karena tidak ada konfirmasi dari pihak pengunjung yang menggelar acara,” kata Zaenal saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (19/8).

Zaenal menegaskan bahwa kegiatan kelompok di Kebun Raya Bogor harus melalui proses konfirmasi minimal tiga hari sebelum pelaksanaan, terutama jika jumlah peserta lebih dari 30 orang.

Baca Juga:  Mendikdasmen Izinkan Wisuda Sekolah, Dedi Mulyadi: Saya Tak akan Dengar Siapapun

Aturan tersebut berlaku guna menjaga kelestarian dan ketertiban di kawasan konservasi.

“Kami memiliki aturan-aturan yang sangat jelas, apabila ada grup atau komunitas yang ingin mengadakan acara di Kebun Raya,” ujarnya.

Klarifikasi Soal Biaya Tambahan

Menurut keterangan lanjut dari Zaenal, peristiwa yang viral itu bermula ketika rombongan datang secara bertahap menggunakan dua mobil dan membeli tiket masuk serta membayar parkir seperti pengunjung biasa.

Namun, setelah terlihat adanya pengeras suara dan mobil boks pembawa makanan dalam jumlah besar, petugas mulai menanyakan kegiatan yang sedang berlangsung.

“Ketika sudah ada mengeluarkan sound system, lalu juga tiba-tiba ada satu mobil boks yang membawa makanan, nah itu baru kita pertanyakan. Jadi kita pertanyakan ini acara apa, apakah sudah konfirmasi atau belum,” kata Zaenal.

Dalam kasus ini, biaya tambahan sebesar Rp15 ribu per orang diberlakukan karena membawa makanan dari luar.

Jika rombongan ingin menyewa area untuk kegiatan, maka dikenakan biaya minimal Rp500 ribu untuk 30 orang.

Menurut pengelola, tujuan dari pemberlakuan aturan tersebut adalah untuk menjaga kebersihan dan kelestarian Kebun Raya Bogor sebagai kawasan pusat riset konservasi.

“Tambahan itu bukan pungli. Biaya digunakan untuk pemeliharaan, kebersihan, dan perawatan area setelah acara,” jelas Zaenal.

Aturan ini, lanjutnya, sudah disosialisasikan kepada pengunjung melalui papan pengumuman di loket masuk dan kanal resmi Kebun Raya Bogor.

Pengelola juga menyatakan telah berusaha melakukan klarifikasi langsung kepada Endang, namun hingga kini belum mendapat respons.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending