Connect with us

Politik

Dedi Mulyadi Minta Semua RS di Sukabumi Diaudit usai Viral Kematian Balita Raya

Dedi Mulyadi meminta Dinkes Jawa Barat melakukan audit terhadap seluruh rumah sakit di wilayah Sukabumi menyusul kematian balita Raya.

Logompn

Published

on

Dedi mulyadi minta dinkes audit seluruh rs di sukabumi buat evaluasi kematian raya
Dedi Mulyadi Minta Semua RS di Sukabumi Diaudit usai Viral Kematian Balita Raya | Gambar: YouTube/Kang Dedi Mulyadi Channel

Jawa Barat, MPN Indonesia 23 Agustus 2025 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat melakukan audit investigatif terhadap seluruh rumah sakit di wilayah Sukabumi menyusul kematian balita berusia 4 tahun bernama Raya.

Permintaan tersebut disampaikan Dedi setelah muncul dugaan keterlambatan penanganan medis terhadap Raya yang tubuhnya dipenuhi cacing parasit.

Minta Dinkes Lakukan Audit

Menurut Dedi, kasus keterlambatan layanan kesehatan di Sukabumi sudah terlalu sering terjadi.

Ia menyatakan bahwa kondisi ini tidak hanya terjadi di satu rumah sakit saja, melainkan sudah menjadi persoalan yang berulang di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.

“Mohon maaf ya, kasusnya sudah terlalu banyak kalau di Sukabumi. Saya kan menangani Sukabumi sudah sering, dan ini bukan hanya di satu rumah sakit saja,” kata Dedi Mulyadi di Unpad Bandung kepada wartawan, Jumat (22/8).

Dedi menegaskan agar Bupati Sukabumi serta para direktur rumah sakit segera melakukan evaluasi menyeluruh.

Ia juga meminta agar Dinkes Jabar turun langsung melakukan audit investigatif dan memberikan rekomendasi kepada bupati.

“Saya minta Kepala Dinas Kesehatan lakukan audit investigatif dan kemudian nanti rekomendasikan pada bupatinya untuk memberikan tindakan,” kata Dedi.

Puskesmas Rawat Inap Harus Punya Dokter Spesialis

Dedi juga menyoroti pentingnya penambahan tenaga medis, khususnya dokter spesialis di puskesmas, terutama yang sudah memiliki layanan rawat inap.

Ia menyatakan bahwa kehadiran dokter spesialis di puskesmas akan meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat pedesaan.

“Kalau puskesmasnya sudah mengarah rawat inap, sudah bisa. Dirawat inap kan boleh, dokter spesialis kan? Betul,” tandasnya.

Baca Juga:  Gajah Bali Zoo Bernama "Molly" Mati Terseret Arus di Sungai Gianyar

Kasus Kematian Balita Raya

Sebagai informasi, baru-baru ini viral kasus kematian balita Raya yang meninggal karena tubuh dipenuhi cacing.

Mirisnya lagi, diduga Raya mengalami keterlambatan penanganan karena kesulitan mengurus administratif.

Raya merupakan anak dari Udin (32) dan Endah (38), warga Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Kedua orang tua Raya diduga mengalami keterbelakangan mental, sehingga kesulitan dalam memberikan pengasuhan yang memadai.

Kondisi ini menyebabkan Raya luput dari pengawasan, terutama saat bermain di kolong rumah yang dipenuhi ayam, yang menjadi salah satu dugaan penyebab infeksi parasit pada tubuhnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending