Connect with us

Otomotif

Bisa Bikin Turun Mesin! Ini Risiko Kalau Sering Isi Bensin Eceran

Simak, ini risiko yang bisa berdampak pada performa kendaraan jika kamu terlalu sering mengisi bensin eceran!

Logompn

Published

on

Bisa bikin turun mesin! ini risiko kalau sering isi bensin eceran
Risiko Kalau Sering Isi Bensin Eceran | Gambar: Flickr/Badan Informasi Publik Kementerian Kominfo

MPN Indonesia 10 September 2025 - Mengisi bensin eceran menjadi pilihan sejumlah pengendara saat kondisi mengalami mendesak seperti indikator bahan bakar minyak (BBM) sudah menunjukkan huruf ‘E’ sementara lokasi SPBU masih jauh.

Meski membantu di waktu-waktu tertentu, kebiasaan ini ternyata menyimpan sejumlah risiko serius yang dapat berdampak langsung pada performa hingga kerusakan mesin kendaraan.

Salah satu risiko terbesar dari bensin eceran adalah kemungkinan kandungan BBM yang sudah dioplos dengan bahan lain sehingga kualitas bensin tidak sesuai standar dan berisiko menimbulkan kerusakan pada mesin kendaraan.

Tidak hanya itu, masih banyak risiko lain yang bisa berdampak pada performa kendaraan jika kamu terlalu sering mengisi bensin eceran. Berikut adalah penjelasan selengkapnya!

Menimbulkan Kerak pada Mesin

Dikutip MPN Indonesia, dari laman resmi Toyota, beberapa bensin yang dijual secara eceran kemungkinan telah dioplos dengan sejumlah bahan lain seperti air, paint thinner, atau minyak mentah.

Karena komposisinya tidak sesuai dengan spesifikasi mesin, bensin oplosan ini bisa menimbulkan kerak di beberapa bagian mesin, mulai dari piston, kepala silinder, payung klep, dan ruang bakar.

Jika dibiarkan, kerak tersebut dapat menyebabkan mesin mengeluarkan suara berisik (knocking).

Tak hanya itu, kerak yang sudah menumpuk di bagian mesin bisa menyebabkan motor turun mesin sehingga perlu perbaikan yang memakan biaya besar.

Menurunkan Kualitas Bensin dan Performa Kendaraan

Bensin eceran kerap dijual dalam botol kaca satu liter yang diletakkan di luar ruangan.

Paparan sinar matahari terhadap bensin di dalam botol itu dapat merusak komposisi kimiawi bahan bakar. sehingga kualitasnya menurun bahkan rusak.

Baca Juga:  Minyak Jelantah yang Sering Dibuang Ternyata Bisa jadi Bahan Bakar

Selain paparan matahari, bensin eceran juga berpotensi tercampur debu jalanan yang berbahaya bagi mesin mobil.

Jika terdapat potensi deposit kotoran dalam ruang bakar, performa mesin akan turun yang membuatnya tidak bisa bekerja optimal.

Merusak Pompa Bensin

Penggunaan bensin eceran dengan kualitas rendah juga berpotensi merusak pompa bensin, di mana pompa tidak bisa mengalirkan bahan bakar dengan optimal sehingga mobil berisiko mengalami mogok.

Kerusakan ini juga bisa menimpa filter bensin dan injektor akibat kontaminasi kotoran dari bahan bakar eceran.

Potensi Kerugian Lain

Selain risiko teknis, pengisian bensin eceran juga berisiko alami kebakaran saat pengisian karena tidak ada alat pemadam dan pengisian dilakukan dengan peralatan seadanya.

Meski dikemas dalam botol satu liter, takaran juga bisa jadi tidak sesuai karena pengukuran dilakukan secara manual.

Pengisian bensin secara eceran tidak seperti SPBU resmi yang diawasi dan memiliki standar mutu sehingga tidak ada jaminan kualitas dan keamanan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending