Viral
BGN Buka Suara soal Kasus Keracunan MBG di Sejumlah Daerah
BGN evaluasi kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis. Penyebab utama diduga kesiapan SPPG dan pergantian supplier bahan makanan.
MPN Indonesia 19 September 2025 - Terulangnya kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu evaluasi dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Beberapa kejadian dilaporkan di berbagai wilayah selama pelaksanaan program yang merupakan bagian dari bantuan pemerintah untuk pemenuhan gizi.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut penyebab utama kasus ini antara lain kesiapan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum optimal serta pergantian pemasok bahan makanan yang belum terstandarisasi.
Penjelasan BGN Terkait Penyebab dan Tindakan
Dadan Hindayana menjelaskan bahwa salah satu kasus, seperti di Bengkulu, disebabkan oleh belum siapnya operasional SPPG yang baru dibentuk.
Ia menekankan pentingnya pendekatan bertahap dalam pelaksanaan layanan gizi agar beban produksi tidak berlebihan bagi petugas masak.
“Karena ibu-ibu yang biasa masak 4 orang sampai 10 orang itu belum tentu bisa untuk masak langsung 1.000 sampai 3.000. Jadi baiknya kalau ada 20 sekolah yang dilayani, untuk hari pertama ya 2 sekolah dulu, nanti 2 hari kemudian bertahap menjadi 4 sekolah. Nah itu yang kami sarankan,” ujar Dadan kepada wartawan di Kantor BGN, Kamis (18/9).
Untuk kasus di Banggai Kepulauan, dugaan sementara mengarah pada pergantian supplier ikan cakalang yang memicu reaksi alergi dan gejala keracunan pada sebagian siswa.
“Di Banggai, SPPG sudah berjalan delapan bulan dan sejauh ini aman. Menurut info sementara, terjadi pergantian supplier ikan cakalang yang kemudian menimbulkan alergi pada sebagian penerima manfaat,” kata Dadan.
Gejala yang dialami siswa antara lain mual, muntah, gatal-gatal, sesak napas, dan pembengkakan wajah.
Dari total 251 siswa yang dirawat di RSUD Trikora Salakan, 173 siswa telah dipulangkan, sementara 78 siswa masih menjalani perawatan.
Enam sekolah yang terdampak di Banggai Kepulauan meliputi SDN Inpres Tompudau, SMP Negeri 1 Tinangkung, SMA Negeri 1 Tinangkung, SMK Negeri 1 Tinangkung, SDN Pembina, SDN Saiyong, dan MTS Alkhairat Salakan.
Pihak Kepolisian Resor Banggai Kepulauan telah mengumpulkan sampel makanan dan mengirimkannya ke Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Sulawesi Tengah di Palu untuk analisis laboratorium guna mengetahui penyebab pasti kejadian.
Evaluasi dan Perbaikan Sistem oleh BGN
Dadan menyatakan bahwa BGN telah melakukan evaluasi menyeluruh dan mengimbau agar SPPG baru memulai layanan secara bertahap.
Selain itu, penggantian pemasok bahan makanan juga perlu dilakukan secara bertahap untuk menjaga stabilitas kualitas bahan baku.
“BGN sudah minta untuk SPPG baru agar memulai bertahap, sekarang akan juga minta agar pergantian supplier bertahap,” jelasnya.
BGN menegaskan komitmen untuk terus melakukan perbaikan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi penerima manfaat.
“Itu harus zero accident. Kita kan ingin membuat anak cerdas, sehat, kuat, ya harus makanannya dikonsumsi dengan baik, dan tidak menimbulkan gangguan pencernaan,” tambah Dadan.
Insiden Terjadi di Beberapa Wilayah
Beberapa wilayah yang melaporkan dugaan keracunan akibat konsumsi menu MBG antara lain:
- Baubau, Sulawesi Tenggara: 37 siswa terdampak di SMA Negeri 7 dan SD Hidayatullah, diduga akibat pergantian supplier yang belum siap.
- Lamongan, Jawa Timur: belasan siswa terdampak di SMAN 2 Lamongan, Rabu (17/9).
- Garut, Jawa Barat: 194 siswa terdampak di Kecamatan Kadungora, Rabu (17/9).
- Empang, Sumbawa, NTB: ratusan siswa terdampak akibat konsumsi menu MBG.
- Semin, Gunungkidul: 19 siswa terdampak di tiga sekolah, Senin (15/9).
- Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah: 251 siswa terdampak di enam sekolah, Rabu (17/9).
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
